Proyek Masjid Agung Kota Bogor Molor, PUPR Salahkan Lamanya Proses Kedatangan Kolom Spiral
KOTA BOGOR, AYOJAKARTA - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor Chusnul Rozaqi angkat suara soal molornya revitalisasi Masji Agung Kota Bogor.
Chusnul menjelaskan, melesetnya revitalisasi dari target pengerjaan itu terjadi lantaran saat ini pihaknya masih menunggu kedatangan kolom spiral.
"Secara umum untuk struktur bawah Masjid Agung sudah selesai, tapi kami masih menunggu kolom spiralnya datang. Ini yang membuat revitalisasi agak terlambat," katanya, Kamis 28 Oktober 2021.
Chusnul meyakini, jika kolom spiral sudah tiba, keterlambatan pekerjaan yang meleset dari target pengerjaan (deviasi) bisa segera terkejar.
"Kalau kolom spiralnya datang, langsung dipasang, secara otomatis deviasi akan bisa dikejar," ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Jika mengacu kepada target capaian kinerja, seharusnya revitalisasi Masjid Agung Kota Bogor harus sudah mencapai 40 persen pada Oktober 2021 ini.
"Kalau mengacu pada target, harusnya di Oktober ini revitalisasi harus sudah 40 persen. Tapi saat ini baru mencapai 31 persen," kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim.
Dedie menjelaskan, pelaksanaan revitalisasi Masjid Agung Bogor dari awal sudah terkendala beberapa hal. Mulai dari adanya masa sanggah dan kendala administrasi, yang menyebabkan proses pekerjaan molor dari awal.
Selain itu, ada beberapa penyelarasan penyesuaian desain dari rekomendasi Komite Keselamatan Konstruksi (K3) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR).
Untuk mengejar progres pekerjaan agar selesai pada akhir 2021, Dedie pun meminta kepada pihak pelaksana, PT Gelora Megah Sejahtera untuk mempercepat proses fabrikasi.
Begitu fabrikasi yang dilaksanakan di daerah Bekasi selesai, Dedie berharap 100 persen pembangunan tiang kolom dan atap bisa selesai pada Desember.
"Memang waktunya sangat sempit. Makannya kami minta agar proses fabrikasi bisa cepat diselesaikan, agar pada 2021 ini target pengerjaan proyek bisa selesai," ujarnya.
Sekedar diketahui, pada tahun ini revitalisasi Masjid Agung Kota Bogor fokus pada pembangunan konstruksi bangunan dan atap.
Kemudian pada 2022 nanti, revitalisasi akan dilanjutkan pada sektor eksterior dan di 2023 atau pada anggaran perubahan 2022 revitalisasi akan menyasar pembangunan interior.
"Semoga saja revitalisasi Masjid Agung Kota Bogor ini bisa sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama, dan tidak ada kendala lagi dalam proses pembangunannya," kata dia.
Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih
cepat
Share this article
Jika kolom spiral sudah tiba, keterlambatan pekerjaan yang meleset dari target pengerjaan (deviasi) bisa segera terkejar.