AYOJAKARTA.COM - Pertandingan besar akan segera tersaji di babak perempat final Piala Dunia 2026. Timnas Maroko akan kembali bertemu dengan musuh bebuyutannya, Prancis.
Laga krusial ini dijadwalkan berlangsung di Boston Stadium pada Jumat, 10 Juli 2026. Kickoff pertandingan akan dimulai pada pukul 03.00 WIB dini hari.
Bagi skuad Maroko, pertandingan ini membawa ingatan pahit dari turnamen empat tahun lalu.
Pada semifinal Piala Dunia 2022, Singa Atlas harus menelan kekalahan 0-2 di Stadion Al Bayt.
Saat itu, gol dari Theo Hernandez dan Randal Kolo Muani menghentikan langkah heroik mereka.
Mimpi buruk tersebut menjadi luka yang tentu tidak ingin diulang oleh Azzedine Ounahi dan kawan-kawan.
Kini, Maroko datang dengan semangat baru di bawah arahan pelatih Mohamed Ouahbi.
Mereka berhasil melaju ke perempat final setelah menggilas Kanada dengan skor 3-0.
Penampilan impresif ini membuktikan bahwa Maroko bukan lagi sekadar tim kejutan atau kuda hitam.
Pemain bintang seperti Brahim Diaz menegaskan bahwa timnya siap memberikan yang terbaik untuk menghadapi tantangan besar di depan mata.
Namun, catatan statistik menunjukkan Prancis tetap menjadi lawan yang sangat tangguh.
Berdasarkan data head to head, Prancis unggul dengan tiga kemenangan dan hanya sekali kalah dalam lima pertemuan terakhir.
Satu-satunya kekalahan Prancis terjadi pada tahun 1998 melalui adu penalti di turnamen Hassan II.
Superkomputer Opta Analyst juga memberikan prediksi yang cukup berat bagi Maroko.
Peluang kemenangan Les Bleus mencapai 61 persen, sementara Maroko hanya memiliki peluang 17 persen.
Lini belakang Maroko harus bekerja ekstra keras karena Prancis memiliki mesin gol yang sangat sangar.
Didier Deschamps mengandalkan kuartet penyerang tajam yang terdiri dari Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Michael Olise, dan Bradley Barcola.
Kecepatan para pemain sayap Prancis seringkali menjadi ancaman mematikan bagi pertahanan lawan.
Oleh sebab itu, Mohamed Ouahbi perlu memikirkan strategi jitu untuk membuat lini tengah dan belakang timnya menjadi lebih solid dan rapat.
Meski tantangan sangat berat, Mohamed Ouahbi menegaskan tidak ada misi balas dendam dalam laga ini.
"Tidak ada misi balas dendam. Kami hanya ingin melanjutkan perjalanan menuju semifinal," kata Mohamed Ouahbi, dilansir dari Morocco World News.
Fokus utama Singa Atlas adalah melanjutkan perjalanan menuju babak semifinal untuk mengulang prestasi sejarah mereka.
Seluruh pendukung Maroko berharap koordinasi pertahanan yang kuat dapat meredam serangan badai dari tim asuhan Didier Deschamps.
Laga ini akan menjadi pembuktian apakah Maroko mampu menghapus trauma masa lalu atau justru sejarah kelam akan kembali terulang di tanah Amerika.***
Share this article
Maroko akan menantang Prancis di perempat final Piala Dunia 2026 (10 Juli, 03.00 WIB) di Boston. Mengusung modal menang 3-0 atas Kanada, Maroko bertekad hapus trauma kekalahan di semifinal edisi 2022.