AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada pelaku pencurian besi pada berbagai fasilitas umum di Ibu Kota, seperti jembatan penyeberangan orang ( JPO ) hingga taman.
Pelaku terancam dicabut haknya sebagai penerima bantuan sosial (bansos), termasuk Kartu Jakarta Pintar (KJP), apabila terbukti terlibat dalam aksi tersebut.
Penegasan itu disampaikan Pramono menyusul maraknya aksi pencurian besi pada sejumlah fasilitas umum yang terjadi di sejumlah titik.
Seperti diketahui, sebelumnya pencurian pagar besi sempat terjadi di bawah kolong flyover Kampung Melayu, Jakarta Timur.

"Saya sudah mengecek dan juga mendapatkan laporan mengenai adanya pencurian besi-besi di beberapa JPO," ujar Pramono.
Oleh sebab itu, Pram ingin para pelaku ditindak tegas yakni menerima sanksi adminitrasi.
"Bagi siapa pun yang melakukan itu, kalau pelakar maka KJP nya pasti akan kami cabut. Kalau dia penerima bansos, bansosnya tidak kita berikan," tegas Pram.

Selain itu, Pramono juga meminta aparat untuk melakukan pendalaman terkait kasus pencurian dengan memanfaatkan CCTV yang terpasang hampir di seluruh JPO yang ada di ibu kota.
Ia berharap, dengan bantuan pengecekan CCTV proses identifikasi pelaku bisa segera ditemukan dan dilakukan penangkapan.***
Share this article
Pelaku terancam dicabut haknya sebagai penerima bansos, termasuk Kartu Jakarta Pintar (KJP), apabila terbukti terlibat dalam aksi tersebut.