Sering Jadi Tempat Tawuran, dari 16 Taman di Bogor Hanya 7 yang Dijaga Park Ranger

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor Juniarti Estiningsih (Yogi Faisal)
KOTA BOGOR, AYOJAKARTA - Selain berfungsi sebagai ruang terbuka hijau (RTH), taman kota juga berfungsi untuk sarana rekreasi alternatif bagi masyarakat.
Tak heran, jika taman kota kerap kali menjadi tujuan destinasi masyarakat, untuk sekedar berkumpul santai bersama keluarga di kala waktu luang di setiap harinya.
Namun siapa sangka, kini sejumlah taman kota sudah seringkali menjadi lokasi langganan terjadinya tawuran antar pelajar.
Teranyar, seorang siswa SMA Kota Bogor tewas meregang nyawa akibat luka bacok yang diterimanya di sekitaran Taman Palupuh, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor belum lama ini.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor Juniarti Estiningsih mengakui, jika belum semua taman di Kota Bogor dijaga oleh Park Ranger.
Berdasarkan data Disperumkim Kota Bogor, dari 16 taman kota yang ada di Kota Bogor baru 7 taman saja yang sudah dijaga oleh Park Ranger.
"Dari 16 taman yang dijaga Park Ranger itu baru 7 taman. Sisanya belum ada Park Rangernya. Karena personel kami hanya 78 saja dan sangat terbatas," katanya, Senin 25 Oktober 2021.
Wanita yang akrab disapa Esti ini tak menafikan jika taman kota menjadi salah satu lokasi favorit bagi masyarakat untuk berkumpul. Namun lantaran keterbatasan personel, pihaknya belum bisa mengawasi taman kota secara maksimal.
Menurutnya, keterbatasan personel yang dialami pihaknya bisa disiasati dengan kolaborasi lintas sektoral untuk melakukan pengamanan wilayah hingga taman kota.
"Keamanan dan ketertiban itu perlu adanya kolaborasi dan sinergitas dari semuanya. Seperti Kepolisian, TNI, Satpol PP untuk membantu kami mengawasi wilayah dan taman-taman kota," ujarnya.
Jika diberikan pos anggaran yang cukup, pihaknya mengaku siap merekrut personel baru untuk perekrutan Park Ranger, demi mengamankan belasan taman kota yang ada di sejumlah wilayah di Kota Bogor.
"Kalau anggarannya ada kami siap saja tambah Park Ranger untuk membantu mengawasi taman yang belum dijaga. Kalau kami sih semakin banyak personel Alhamdulillah, kerja Park Ranger jadi ringan. Kami juga bisa menambah penempatan personel, tapi kan balik lagi ada tidak APBD nya," cetusnya.
Kendati demikian, pihaknya mengaku sudah mengerahkan tim untuk melakukan patroli rutin ke sejumlah taman kota yang ada di sejumlah wilayah di Kota Bogor.
"Kami juga meminta bantuan kepada instansi terkait untuk membantu menyisir adakah penjual miras yang berlokasi tak jauh dari taman. Karena biasanya saat muda-mudi nongkrong di taman sambil mabuk itu ada indikasi ada penjual miras di sana dan ini harus diantisipasi tentunya," katanya.
Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih
cepat
Share this article
Jika diberikan pos anggaran yang cukup, pihaknya mengaku siap merekrut personel baru untuk perekrutan Park Ranger.