CIBINONG, AYOJAKARTA.COM - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor sambangi SMAN 2 Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (15/3/2021).
Kedatangan Disdik Kabupaten Bogor tersebut, untuk melihat proses ujicoba pembelajaran tatap muka (PTM), yang mulai berlangsung di Kabupaten Bogor terhitung hari ini.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Atis Tardiana mengatakan, pemberlakuan ujicoba PTM dilakukan sebagai salah satu tindak lanjut dari Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri.
"Ini semua kami lakukan sesuai arahan dari kebijakan SKB empat menteri. Jadi dimungkinkan kalau memang pemerintah daerah membolehkan, atas dasar ini makanya kami pada hari ini melakukan ujicoba pembelajaran tatap muka," katanya.
Setidaknya, ada 170 sekolah yang sudah mulai menggelar PTM di hari ini. "170 sekolah ini terdiri dari berbagai jenjang di setiap kecamatan. Jadi SMA, SMP, SD, MA, MTS, MI masing-masing satu di setiap kecamatan," ujarnya.
Pada kunjungan monitoring PTM di SMAN 2 Cibinong tersebut, Atis mengaku mengapresiasi mekanisme protokol kesehatan yang diterapkan pihak sekolah. "Alhamdulillah semuanya berjalan dengan baik, tapi tetap semuanya harus menjaga protokol kesehatan dengan baik," ucapnya.
Pada intinya, ada empat hal yang perlu diperhatikan untuk melakukan PTM. Pertama kesiapan sekolah, kedua kesiapan sarana dan prasarana protokol kesehatan, ketiga izin dari orang tua dan komite, keempat izin dari pemerintah daerah. Jadi ini harus dipenuhi demi memutus potensi penyebaran covid-19.
Atis juga meminta, kepada pihak sekolah untuk memastikan betul peserta didiknya. Ia juga meminta agar semua peserta didik harus dipastikan langsung pulang ke rumah, usai menjalani PTM.
"Anak-anak juga diharuskan langsung pulang ke rumah setelah dari sekolah, ini semua demi menjaga agar peserta didik tidak adabyang terpapar covid-19," pintanya.
Ia juga tak segan, untuk mencabut izin PTM bagi sekolah, jika kedapatan kasus positif covid-19 di sekolah.
"Kalau ada kasus positif covid-19 di satuan pendidikan, maka PTM akan kami hentikan dan pembelajaran harus daring lagi," tutupnya.

Share this article
170 Sekolah di Bogor Mulai Tatap Muka, Izin Bakal Dicabut Jika Ada Covid-19