BOGOR, AYOJAKARTA.COM -- Polresta Bogor Kota dan Polres Bogor melakukan pengamanan khusus pada musim libur Natal dan Tahun Baru 2020.
Pengamanan dilakukan di gereja dan sejumlah objek vital oleh sebanyak 2.716 personel. Dengan rincian 1.316 personel di Kabupaten Bogor dan 1.400 di Kota Bogor.
Kepala Polres Bogor AKBP Muhammad Joni menjelaskan, ribuan personel tersebut merupakan gabungan dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Basarnas, JKU Polmas, PMI, Basarnas dan Pramuka.
''Tim ini disebar di titik-titik vital seperti gereja dan tempat wisata,'' ujarnya.
Kawasan Puncak, kata dia, menjadi salah satu daerah yang menjadi perhatian polisi. Wilayah ini diprediksi akan menjadi wisata favorit masyarakat saat merayakan pergantian akhir tahun.
''Untuk Puncak, personel yang kami kerahkan memang cukup banyak. Selain antisipasi kemacetan, juga untuk mencegah tindakan pidana,'' jelas Joni.
Adapun, pergerakan wisatawan ke Puncak sudah mulai berlangsung sejak Sabtu (21/12/2019). Sementara arus balik wisatawan diprediksi terjadi pada 1-2 Januari 2020.
Kepala Satlantas Polres Bogor AKP Fadli Amri mengatakan, selama musim libur Nataru, Polres Bogor menerapkan rekayasa lalu lintas dengan sistem satu arah atau one way untuk mengatasi kepadatan di Jalur Puncak.
Sistem diberlakukan ke atas (Jakarta-Puncak) mulai dari pukul 07.30 WIB hingga 12.30 WIB. Sedangkan one way ke arah bawah (Puncak-Jakarta) akan diterapkan pukul 13.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.
''Tentunya pembukaan dan penutupan arus ini akan menyesuaikan kondisi arus di lapangan,'' kata Fadli.
Sistem one way sudah diterapkan sejak Sabtu (21/12/2019). Rekayasa lalu lintas ini masih terbukti efektif. Sehingga pukul 15.30 WIB telah dinormalkan kembali dua arah karena kepadatan arus telah berkurang.
''Pada hari Minggu (22/12/2019) kembali diberlakukan sistem one way mulai pukul 07.30 WIB yang kemudian dinormalkan sekitar jam 09.30 WIB,'' jelas Fadli.
Bagi warga yang hendak menuju Puncak harus intens dalam melihat informasi soal buka tutup jalur di momen libur Nataru. Sehingga dapat secara efektif membantu penguraian kepadatan di jalur Puncak.
''Kami juga berinovasi dengan membuat rest area titik pending. Sehingga masyarakat yang terkena penutupan arus bisa beristirahat di sana,'' ucapnya.
Pengamanan ekstra juga dilakukan Polesta Bogor Kota selama libur Nataru. Sebanyak 1.400 personel gabungan Polri, TNI, dan aparat keamanan lainnya diterjunkan.
Kepala Polresta Bogor Kota Kombes Hendri Fiuser mengatakan, operasi dimulai Senin (23/12/2019).
Berbagai potensi ancaman akan menjadi fokus perhatian pengamanan. Seperti kecelakaan lalu lintas, kemacetan, sweeping ormas, dan penyalahgunaan narkotika serta miras.
''Tidak menutup kemungkinan juga teroris,'' tutup Hendri.

Share this article
Polresta Bogor Kota dan Polres Bogor melakukan pengamanan khusus pada musim libur Natal dan Tahun Baru 2020.