Bikin Banjir! Dedi Mulyadi Tutup Tempat Wisata yang Merusak Alam di Bogor

Proses penyegelan dipimpin langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta Bupati Bogor Rudy Susmanto.
Proses penyegelan dipimpin langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta Bupati Bogor Rudy Susmanto.

AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah mengambil langkah tegas dengan menyegel empat tempat wisata di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Keputusan ini diambil karena tempat-tempat tersebut dianggap melanggar ketentuan lingkungan yang berpotensi merusak ekosistem. Penyegelan dilakukan pada Kamis (6/3/2025) oleh sejumlah pejabat penting.

Proses penyegelan dipimpin langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta Bupati Bogor Rudy Susmanto.

Dalam tindakan tersebut, Dedi Mulyadi dan Hanif Faisol memasang plang peringatan serta garis kuning sebagai tanda larangan memasuki area yang melanggar aturan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH).

Keputusan ini diambil menyusul kekhawatiran terhadap dampak buruk bagi lingkungan.

Baca Juga: Berbeda dengan ATM, Saldo di Buku Tabungan KJP Plus Apakah Bisa Dicairkan? Simak Penjelasannya

Lalu, tempat wisata mana saja yang terkena penyegelan? Berikut laporannya dilansir oleh suara.com.

1. Perusahaan Perkebunan Sumber Sari Bumi Pakuan (PPSSBP)

Perkebunan teh yang berlokasi di kawasan resapan air Telaga Saat ini awalnya dibangun untuk aktivitas wisata berbasis lingkungan.

Namun, kehadirannya justru dinilai mengancam ekosistem serta ketersediaan air di wilayah tersebut.

2. PTPN I Regional 2 Gunung Mas

Pihak pengelola PTPN I Regional 2 Gunung Mas terkejut saat mengetahui bahwa lokasi wisata mereka disegel.

Penyebabnya, area ini disebut-sebut menjadi salah satu pemicu banjir besar yang melanda Bekasi dan Bogor beberapa waktu lalu.

Padahal, pihak pengelola telah melakukan upaya konservasi dengan menanam sekitar 2.500 pohon di kawasan Gunung Mas pada Januari 2025. Namun, langkah tersebut tampaknya belum cukup untuk menghindari penyegelan.

3. PT Jaswita Jabar (Hibisc Fantasy)

Hibisc Fantasy, yang mulai beroperasi sejak 11 Desember 2023 di Tugu Selatan, Puncak, Cisarua, Bogor, menawarkan berbagai wahana menarik dengan tiket masuk mulai Rp 40 ribu hingga Rp 90 ribu.

Namun, sejak awal pembukaannya, tempat ini sudah menerima teguran dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Bahkan, sehari setelah beroperasi, Hibisc Fantasy sempat disegel, tetapi pemiliknya tetap melanjutkan aktivitasnya.

Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa penyegelan kali ini dilakukan karena luas bangunan yang tidak sesuai dengan izin. Awalnya, izin yang diberikan hanya untuk lahan seluas 4.800 meter persegi, tetapi dalam praktiknya, lahan yang digunakan membengkak hingga 15.000 meter persegi. Dengan begitu, ada sekitar 11.000 meter persegi yang tidak berizin dan akhirnya harus ditutup.

Baca Juga: Bekasi Kena Dampak! Pendapatan Wisata Bogor Tak Seimbang dengan Rugi Banjir

4. Jembatan Gantung Eiger Adventure Land, Megamendung

Eiger Adventure Land (EAL) terletak di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) dan dirancang untuk menjadi salah satu ikon wisata dengan jembatan gantung sepanjang 530 meter. Bahkan, proyek ini digadang-gadang bisa mengalahkan rekor jembatan gantung di Arouca, Portugal, yang memiliki panjang 516 meter.

Selain jembatan gantung, EAL juga menawarkan aktivitas hiking, camping, hingga perjalanan menyusuri hutan. Pengelola mengklaim telah mendapatkan izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Namun, penyegelan tetap dilakukan karena proyek ini dianggap melanggar regulasi lingkungan dan berpotensi merusak keseimbangan ekosistem.

Langkah tegas ini diambil sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan di kawasan Puncak. Pemerintah menegaskan bahwa pembangunan tempat wisata harus memperhatikan aspek lingkungan agar tidak berdampak buruk di masa depan.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# merusak alam
# tempat wisata
# Bogor
# Dedi Mulyadi

News Update

Sport

Mau Nobar Final Piala Dunia? Polda Metro Jaya: Dilarang Bawa Miras!

Jelang final Piala Dunia Spanyol vs Argentina, Polda Metro Jaya mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat yang berencana menggelar nonton bareng (nobar).

Pendidikan

Hore! Pramono Anung Pastikan 85 Mahasiswa ITB Asal Jakarta akan Dapat Bantuan Beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta

Sebanyak 85 mahasiswa asal DKI Jakarta dari keluarga kurang mampu yang telah diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) dipastikan akan mendapatkan dukungan beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta.

News

Baru 2 Hari Dimulai Kembali, Dugaan Keracunan Akibat Konsumsi MBG di Jember! BGN Janji akan Evaluasi

dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jember, Jawa Timur.

Metropolitan

Demi Atasi Kemiskinan, Presiden Prabowo Siap Pangkas Anggaran TNI-Polri: Rela Ya?

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan penghapusan kemiskinan dan kelaparan di tanah air.

News

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

PWI Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung.

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.