DEPOK, AYOJAKARTA.COM – Aksi perampokan di angkutan kota (angkot) terjadi di wilayah hukum Polres Metro Depok. Dua orang tenaga medis atau perawat menjadi korban aksi perampokan yang berjumlah tiga orang.
Di hadapan polisi, kedua tenaga medis menceritakan kronologis peristiwa tersebut. Kedua perawat itu yakni Susilawati Ramadhanty (28) dan Riasudi Putri (26) dirampok sepulang kerja dan naik angkot jurusan Depok-Bogor pada Senin (22/6) pukul 21.30 WIB.
"Kami pulang kerja, saat itu habis piket sore. Saya berdua dengan teman menunggu angkot. Lalu lewat angkot dengan lampu depannya nggak begitu terang tapi lampu dalamnya terang. Lalu kami berhentikan dan naik, di dalam angkot ada dua penumpang laki-laki. Tapi saat angkot jalan, kami langsung di minta terkurep dengan ancaman dan senjata tajam ditangan kedua pelaku," ujar Susilawati dalam laporannya ke Mapolsek Cimanggis, Kota Depok, Rabu (24/6/2020)
AYO BACA : Mencekam, Diduga Aksi Perampokan Terjadi di Komplek Elit Green Lake City Tangerang
Menurut Susilawati, pelakunya bertiga, dua laki-laki sebagai penumpang dan sopir Angkot.
"Mereka kemudian mengambil barang-barang berharga seperti HP, cincin, anting, kalung dan uang serta ATM. Kami juga sempat ditendang dan dipukul saat angkot melaju dan kami tidak tahu mau dibawa kemana. Mereka memegang pisau dan gunting," tuturnya.
Susilawati mengaku kejadian itu berlangsung selama sekira empat jam. "Setelah semua barang-barang berharga diambil, kami kemudian diturunin di kawasan Jalan Mayor Oking, Cimanggis. Jalannya sepi dan gelap kanan kirinya kebun semua. Itu sekitar pukul 24.00 WIB," ujarnya.
AYO BACA : Masa Pandemi, Kasus Perampokan Minimarket Meningkat di Jakarta
Kedua korban mengalami kerugian, dua HP, perhiasan gelang, kalung dan cincin, uang tunai Rp600 ribu dan ATM dengan saldo Rp2,8 juta.
"Jelas kami trauma dan akan berhati-hati lagi jika naik Angkot dimalam hari. Kami berharap polisi bisa dengan cepat menangkap ketiga pelaku. Saya ingat tampang mereka walaupun mereka pakai masker," ungkap Susilawati berharap.
Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Wadi Sabani mengatakan sudah mengerahkan aparat dari tim gabungan Satuan Reskrim Polres Metro Depok bersama Unit Buru Sergap (Buser) Polsek Cimanggis.
"Kami masih berupaya memburu kawanan perampok yang menyekap dua tenaga medis, di dalam angkot. Dari hasil penyelidikan sementara, anggotanya telah mengantongi ciri-ciri pelaku," tegasnya.
AYO BACA : Incar Rumah Kosong, Pencuri Motor Ini Andalkan Jimat
Share this article
Aksi perampokan di angkutan kota (angkot) terjadi di wilayah hukum Polres Metro Depok. Dua orang tenaga medis atau perawat menjadi korban aksi perampokan yang berjumlah tiga orang.