AYOJAKARTA.COM - Bukan darurat militer, salah satu isu yang kini menjadi sorotan ialah darurat ekonomi yang terjadi di Indonesia.
Hal ini ramai disampaikan oleh Aliansi Ekonomi Indonesia sejak Senin, 8 September 2025.
Menurut Aliansi Ekonomi Indonesia, setelah mengamati dinamika sosial akhir-akhir ini, terlihat semakin jauhnya rentang kehidupan bernegara dengan visi negara yakni yang berada di Pancasila ke-5.
Setidaknya terdapat 7 desakan kepada pemerintah yang seharusnya menjadi perhatian.
Baca Juga: Untaian Pesan Sri Mulyani di Hari Serah Terima Jabatannya, Ada Pesan untuk Menkeu Yudhi..
7 Desakan Darurat Ekonomi:
1. Pertumbuhan ekonomi yang menurun kualitasnya dan jauh dari inklusif, sehingga manfaatnya tidak dirasakan oleh masyarakat kebanyakan.
2. Tingginya ketimpangan dalam berbagai dimensi baik antar kelompok pendapatan, antar wilayah, antar latar belakang sosial dan demografi, yang ditandai dengan mandeknya peningkatan kesejahteraan kelompok bawah, rentan dan menengah, sementara kelompok atas tumbuh lebih pesat.
3. Menyusutnya ketersediaan lapangan kerja yang berkualitas bagi masyarakat kebanyakan, termasuk untuk kalangan muda yang merupakan aset bangsa yang krusial.
4. Proses pengambilan kebijakan yang tidak berdasarkan bukti dan minim teknokrasi sehingga menyebabkan misalokasi sumberdaya termasuk lemahnya tata kelola kelembagaan, serta kurangnya empati dan keterbukaan atas masukan dan kritik sehingga berbagai kebijakan dan program tidak menjawab kebutuhan masyarakat.
5. Ketidakhadiran negara dalam bentuk perlindungan terhadap masyarakat dari risiko penghisapan sumber daya ekonomi, seperti maraknya pungutan liar pada usaha masyarakat dan judi online yang merongrong kemampuan masyarakat terutama masyarakat rentan untuk berdaya.
6. Tercederainya kontrak sosial negara dan masyarakat termasuk tidak dipenuhinya kewajiban negara pada warganya. Hal ini terjadi khususnya setelah tertutupnya kanal penyampaian aspirasi, persekusi yang didorong konflik kepentingan, gugurnya warga negara dalam upaya menuntut haknya, dan diabaikannya keamanan sipil.
7. Kami dapat menyimpulkan dua benang merah dari permasalahan perekonomian ini: (1) misalokasi sumber daya yang masif serta (2) rapuhnya institusi penyelenggara negara karena konflik kepentingan dan tata kelola yang tidak amanah.
Ketujuh desakan tersebut dirasa penting, hingga akhirnya Aliansi Ekonomi Indonesia menekankan darurat perbaikan yang nyata atas kesejahteraan rakyat.
Menurut siaran resminya, analysis ini sudah berdasarkan teori,logika,dan data.
Terlebih setelah banyaknya penurunan kualitas hdup terjadi di berbagai lapisan masyarakat secara masif dan sistematik.***

Share this article
Bukan darurat militer, salah satu isu yang kini menjadi sorotan ialah darurat ekonomi yang terjadi di Indonesia.