AYOJAKARTA.COM - Pergantian Menteri Keuangan di Kabinet Prabowo Subianto menarik perhatian publik. Salah satu suara kritis sekaligus penuh humor datang dari Bennix, konten kreator yang kerap mengomentari isu-isu ekonomi nasional.
Ia menyebut pergantian ini sebagai momen tepat untuk menghadirkan terobosan baru dalam kebijakan fiskal, terutama terkait subsidi energi dan kendaraan listrik. Menurut Bennix, selama ini solusi pemerintah terlalu bergantung pada utang dan pajak.
“Seolah-olah solusi yang ada dari setiap permasalahan di Indonesia itu hanya utang, utang, dan utang. Negara mau bangun apa saja, ujung-ujungnya ngutang. Bahkan orang mau mati ngerokok pun dipersulit karena cukainya naik,” ujar Bennix dalam video yang diunggah ke chanel YouTubenya.
Ia lalu menawarkan ide segar yang ia sebut bisa menjadi “hadiah” bagi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Hadiah itu berupa potensi penghematan hingga Rp114 triliun jika pemerintah serius memperpanjang insentif mobil listrik dan menambahkan fasilitas gratis masuk tol bagi penggunanya.
Bennix menjelaskan, beban subsidi BBM untuk 20 juta mobil di Indonesia bisa mencapai Rp68 triliun per tahun.
Angka ini terus menggerus APBN karena pemerintah harus mengimpor minyak dari luar negeri, lalu membakarnya di jalanan menjadi polusi.
“Kalau kita bisa konversi 1 juta mobil bensin jadi mobil listrik, negara bisa hemat devisa sampai Rp234 triliun dalam 10 tahun. Jadi bukan rugi, malah cuan,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa keberhasilan transisi energi hijau membutuhkan ekosistem. Artinya, pemerintah harus memberi insentif yang benar-benar menarik agar masyarakat beralih ke kendaraan listrik.
“Kalau di Eropa, orang beli mobil listrik dapat cashback sampai Rp50 juta. Kalau di Indonesia? Ya harus ada insentif yang lebih kreatif, misalnya gratis masuk jalan tol,” kata Bennix.
Selain meringankan beban subsidi, kebijakan ini dinilai bisa memacu tumbuhnya industri turunan mobil listrik, mulai dari SPKLU, bengkel, hingga daur ulang baterai.
Baca Juga: Apa Saja Keunggulan Samsung Galaxy S26 Ultra Dibandingkan Generasi Sebelumnya?
“Bayangin, kalau industri ini tumbuh, duit ratusan triliun yang biasanya lari ke mafia BBM di luar negeri bisa masuk ke kantong rakyat Indonesia, ke buruh tambang, ke sopir truk, ke operator alat berat. Ini win-win solution,” tambahnya.
Di akhir pesannya, Bennix mengajak publik ikut mendukung gagasannya melalui petisi. “Kalau setuju, ayo dukung program ini. Negara bisa lebih mandiri, enggak lagi jadi budak Singapura atau raja minyak Arab. Dan yang terpenting, kita bisa selamatkan masa depan anak-anak kita dari polusi,” tegasnya.***
Share this article
Bennix dorong Menteri Keuangan baru perpanjang insentif mobil listrik & gratiskan tol. Menurutnya, langkah ini bisa hemat Rp114 triliun, kurangi polusi, dan kembangkan industri hijau nasional.