Kasus Dugaan Ijazah Palsu Menggeliat Lagi Usai TPUA Desak Gelar Perkara Khusus dan Terbuka, Joko Widodo Bilang Begini

Kasus Dugaan Ijazah Palsu Menggeliat Lagi Usai TPUA Desak Gelar Perkara Khusus dan Terbuka, Joko Widodo Bilang Begini
Kasus Dugaan Ijazah Palsu Menggeliat Lagi Usai TPUA Desak Gelar Perkara Khusus dan Terbuka, Joko Widodo Bilang Begini

AYOJAKARTA.COM – Perkara dugaan ijazah palsu Joko Widodo yang sedianya dianggap oleh banyak pihak sudah akan selesai, justru kembali mengalami fluktuasi.

Sejumlah tokoh yang tergabung dalam organisasi Tim Pembela Ulama dan Aktivis atau TPUA, berencana mempersoalkan kasus dugaan ijazah palsu Joko Widodo.

Pernyataan terkait rencana TPUA melibatkan banyak pihak dalam perkara ijazah palsu Joko Widodo tersebut disampaikan langsung oleh Roy Suryo.

Baca Juga: Update Pencairan PKH dan BPNT Tahap 2: Status SIKS-NG Sudah Rekening Berhasil, Kapan Cair?

Meski bukan merupakan bagian internal dari TPUA, Roy beserta Dokter Tifa dan Dokter Rismon Sianipar sudah diminta untuk memberikan penilaian sesuai keahlian.

“Kami bukan bagian internal TPUA, tetapi kami terkait, pihak ahli yang diminta membantu pelaporan PUA untuk membuka kembali penyelidikan melalui Karo Wassidik,” jelas Roy Suryo.

Lebih lanjut Roy menyebut, kedepan TPUA berharap agar perkara dugaan ijazah palsu Joko Widodo digelar secara khusus dan terbuka.

Selain dihadiri oleh kedua belah pihak yang berbeda pendapat, gelar perkara khusus secara terbuka juga dapat diakses oleh siapapun.

Baca Juga: Hasil Cek Saldo PKH dan BPNT Tahap 2 pada 30 Mei 2025: Kapan Cair? Ini Update Status SIKS-NG

Roy menambahkan, upaya tersebut dipandang perlu untuk segera dilakukan agar perkara ijazah palsu Jokowi benar-benar tuntas dan publik mengetahui kebenarannya.

Untuk memastikan proses pembuktian tersebut dapat berjalan sesuai aturan, TPUA juga mendesak agar Kompolnas bisa memastikan kinerja kepolisian.

Hasil pemeriksaan terkait keaslian ijazah Jokowi yang dilakukan oleh Bareskrim Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu, menurut TPUA tidak sejalan dengan ketentuan.

Selain karena metodologi pembuktian yang dianggap kurang ilmiah dan mendalam, kesimpulan identik oleh Penyidik menurut TPUA juga tidak berarti otentik.

Baca Juga: Setiap Lembar Punya Sederet Manfaat, Inilah Fakta Mengagumkan dari Air Rebusan Daun Pandan yang Vital untuk Kesehatan!

Pernyataan terkait perbedaan makna identik dengan otentik tersebut, selain disampaikan Roy Suryo dan Rismon juga disinggung oleh Wakil Ketua TPUA.

Menurut Azam Khan, untuk memastikan tegaknya panji-panji keadilan dan kejujuran bagi masa depan Indonesia, berbagai upaya hukum yang positif akan terus dilakukan.

Proses pembuktian yang relatif cepat dan tertutup oleh Penyidik, menurut Azam masih belum mencerminkan prinsip kebenaran dan keadilan.

“Kalau menurut Peraturan Kapolri, barang bukti itu kan disimpan dan bukan dikembalikan, tapi fakta itu berbeda,” ungkap Azam.

Baca Juga: Menjadi Oase di Tengah Badai PHK, Seorang Staf HRD Membeberkan Sisi Kelam Job Fair yang Selalu Diserbu Pencari Kerja!

Sehubungan dengan upaya melanjutkan kembali kasus dugaan ijazah palsu yang ditangani oleh TPUA, Joko Widodo memberi tanggapan.

Selain berkomitmen akan tetap menghormati proses hukum, Jokowi juga menyayangkan keputusan TPUA dan pihak-pihak yang tidak mempercayai kinerja polisi.

“UGM tidak dipercaya, Bareskrim tidak dipercaya, KPU tidak dipercaya, terus yang mau dipercaya siapa?” ujar Jokowi saat memberi tanggapan.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# ijazah palsu Joko Widodo
# TPUA
# Roy Suryo

News Update

Pendidikan

Pemprov DKI Batasi Penggunaan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun? Pramono Anung: Jakarta Dukung Komdigi

Pemprov DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat yang membatasi akses media sosial (medsos) bagi anak di bawah usia 16 tahun

Metropolitan

DKI Tutup 2 Zona Aktif di Bantargebang, Sistem 'Open Dumping' Mulai Ditinggalkan!

Pemprov DKI Jakarta resmi memulai langkah besar untuk membenahi pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

Viral

Menerka Bayaran Hotman Paris yang Kini Tangani Kasus Febri Adriansyah, Bisa Tembus di Atas Rp200 Miliar?

Hotman Paris resmi jadi kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah terkait kasus korupsi dan TPPU. Rekam jejak honor fantastis Hotman hingga Rp200 miliar memicu spekulasi tarif di publik.

Viral

Nekat Bela Febri Adriansyah, Akun Bisnis Hotman Paris Raib!

Akun Instagram bisnis Hotman Paris Perfumery hilang usai ia menuai kritik pedas akibat membela mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Hotman mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi penipuan.

Jakarta Selatan

Tekan Sampah ke TPST Bantar Gebang, 349 Tong Biopori Jumbo Disebar di Kebayoran Lama Jaksel!

Sebanyak 349 tong biopori jumbo didistribusikan ke enam kelurahan di wilayah tersebut guna mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang.

Jakarta Utara

Upaya Atasi Kemacetan Kelapa Gading-Pulo Gadung, 111 Petugas Gabungan Tata Lahan Jalan Perintis Kemerdekaan!

Sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penertiban dan penataan lahan di kawasan RW 13, Jalan Perintis Kemerdekaan

Sport

Drama VAR Warnai Final Piala Dunia 2026, Ada 4 Momen Krusial yang Bikin Argentina Protes

Piala Dunia 2026 diwarnai krisis VAR yang picu krisis FIFA. Spanyol keluar sebagai juara usai tekuk Argentina 1-0 di final penuh drama, diwarnai kartu merah Enzo dan kontroversi keputusan wasit.

News

Hotman Paris Diminta Tak Bawa Nama Presiden dalam Kasus Febrie Adriansyah, Istana: Jangan Dikait-kaitkan!

Hal ini menyusul pernyataan Hotman yang membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto dalam pembelaannya terhadap sang klien, mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

News

Siap-siap! Tarif Naturalisasi dan Lepas Status WNI Naik Mulai Agustus 2026, Cek Rincian Lengkapnya di Sini

Pemerintah resmi menetapkan penyesuaian tarif untuk berbagai layanan kewarganegaraan yang akan mulai diberlakukan pada Agustus 2026.

Sport

Badai Kritik Terjang Gianni Infantino Usai Penutupan Piala Dunia 2026, FIFA Dinilai Hanya Kejar Bisnis

Presiden FIFA Gianni Infantino hadapi krisis kredibilitas usai Piala Dunia 2026. Sorotan tiket mahal, jet pribadi, hingga sorakan publik di final hiasi kritik bisnis, meski posisi politiknya kokoh.

Jakarta Timur

Gudang Spark Sport Academy Pondok Bambu Dilalap Si Jago Merah, 25 Anak Berhasil Dievakuasi Selamat!

Kebakaran terjadi di gedung Spark Sport Academy yang berlokasi di Jalan Pahlawan Revolusi, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Senin, 20 Juli 2026

Metropolitan

Jakarta Menuju Kota Global, Pramono Anung Dorong Fasilitas Publik dan Perkantoran Wajib Punya Ruang Laktasi!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmennya untuk memperkuat fasilitas bagi ibu dan anak di ibu kota.

Jakarta Selatan

Aksi Heroik Gagalkan Penjambretan Bersajam di CFD, 4 Personel Dishub DKI Dapat Penghargaan!

Keempat petugas tersebut berhasil menggagalkan aksi penjambretan bersenjata tajam di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Sudah Ada 324, Pemprov DKI Bakal Perbanyak RPTRA! Pramono Anung: Biar Anak-anak Punya Banyak Tempat Bermain

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk terus menambah jumlah Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di seluruh wilayah ibu kota.

Gadget

Bocor di Tangan J-Hope BTS! Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Rilis 22 Juli dengan Desain Lebih Lebar

Samsung Galaxy Z Fold 8 siap rilis 22 Juli dengan desain *wide folding* lebih lebar, bahan Flex Titanium, chip Snapdragon 8 Elite, serta hadir dalam varian standar dan Ultra.

Metropolitan

Hari Anak Nasional ke 42, Pemprov DKI Siap Kaji Usulan SPARTA, Pramono Dorong Perlindungan Dimulai dari Tingkat RT

Pembentukan SPARTA ini bertujuan untuk menjadikan Jakarta sebagai provinsi pertama yang memiliki seksi perlindungan anak di setiap RT.

Metropolitan

Dinas LH DKI Siapkan Transisi Controlled Landfill untuk Wujudkan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Jakarta

Perubahan metode pengelolaan sampah ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap praktik open dumping

Bisnis

Program Sanggar Bakti BCA Siapkan Sanggar Seni Lebih Profesional dan Mandiri

BCA meluncurkan Sanggar Bakti BCA untuk memperkuat seni pertunjukan Indonesia melalui pembinaan, pendampingan, dan pengembangan sanggar.

Teknologi

5 Rekomendasi Laptop Gaming dengan Harga di Bawah Rp15 Juta yang Worth It Dibeli di Pertengahan Tahun 2026

Rekomendasi laptop gaming/kerja Rp10–15 juta pertengahan 2026 versi Jagat Review: Acer Nitro V 16, Lenovo LOQ 15, Axioo Pongo 735, ASUS Vivobook 16, dan MSI Thin 15 yang dibekali GPU RTX 3050 series.

Bisnis

Omzet Naik, Pasar Meluas! UMKM Cimahi Rasakan Manfaat Program Sertifikasi Halal BRI Peduli

UMKM di Cimahi sukses meningkatkan omzet setelah mengikuti pelatihan sertifikasi halal BRI Peduli, membuka peluang pasar lebih luas.