AYOJAKARTA.COM - Menjelang peluncurannya, Samsung Galaxy S26 Ultra semakin ramai dibicarakan. Berbagai bocoran baru bermunculan, mulai dari desain serba hitam hingga perubahan-perubahan kecil yang menimbulkan perdebatan di kalangan penggemar.
Salah satu rumor terbesar datang dari pembocor terkenal Ice Universe, yang menyebut bahwa S26 Ultra akhirnya akan hadir dengan bingkai hitam pekat, bukan perak seperti generasi sebelumnya.
Kombinasi warna serba hitam ini disebut dapat menimbulkan ilusi bezel lebih tebal, meski sebenarnya Samsung justru dikabarkan menipiskan bezel di seri ini.
Baca Juga: Rekomendasi Smartphone Rp3–5 Juta yang Paling Worth It Dibeli Akhir Tahun 2025
Selain warna hitam, rumor lain menyebut S26 Ultra juga akan memiliki opsi warna baru, termasuk oranye terang yang disebut mirip dengan pilihan warna di iPhone 17 Pro.
Langkah ini diyakini sebagai bagian dari strategi Samsung untuk menyegarkan identitas visual flagship mereka di tengah persaingan ketat dengan Apple dan pabrikan Android lainnya.
Dari sisi layar, S26 Ultra tetap mempertahankan kecerahan puncak 2.600 nits, namun akan beralih ke panel OLED M14 yang lebih efisien. Hal lain yang cukup mencuri perhatian adalah peningkatan pada kemampuan pengisian daya.
Dilansir dari YouTube Tcol Tech, rumor yang beredar menyebut ponsel ini akan mendapat fast charging 60W (naik dari 45W), serta wireless charging 25W peningkatan besar dari 15W di generasi sebelumnya.
Baca Juga: Bocoran Fitur Samsung Galaxy Z Fold 8, Kehadirannya Bakal Ubah Standar Ponsel Lipat 2026
S26 Ultra juga disebut mendukung standar Qi2, memungkinkan penggunaan aksesori magnetik mirip MagSafe. Namun, peningkatan yang paling banyak menuai reaksi adalah kapasitas baterai.
Setelah bertahun-tahun bertahan di angka 5.000 mAh, S26 Ultra akhirnya naik, tetapi hanya menjadi 5.200 mAh. Banyak penggemar merasa peningkatan 200 mAh terlalu kecil, terutama ketika ponsel-ponsel China telah menawarkan baterai 6.000–7.000 mAh dengan teknologi karbon silikon.
Di sisi kamera, seri S26 tampaknya tidak membawa perubahan signifikan. Model S26 dan S26 Plus disebut masih menggunakan sensor telefoto 10 MP 3x yang sama seperti S25.
Sementara itu, S26 Ultra mungkin akan beralih ke sensor berbeda, namun tetap berada di kelas yang mirip dengan pendahulunya. Meski begitu, Samsung diprediksi meningkatkan kualitas kamera melalui perangkat lunak, termasuk kemungkinan menghadirkan mode video APV (3D stereoskopik) untuk ekosistem Galaxy XR.
Peluncuran Galaxy S26 Series diperkirakan berlangsung pada 25 Februari di San Francisco. Dengan beberapa peningkatan yang terasa kecil dan desain baru yang memicu perdebatan, satu pertanyaan besar pun muncul yakni Apakah Samsung Galaxy S26 Ultra akan cukup menarik untuk memikat pasar di tahun 2026?
Share this article
Samsung Galaxy S26 Ultra dirumorkan hadir dengan desain serba hitam, bezel lebih tipis, baterai naik jadi 5.200 mAh, fast charging 60W, wireless 25W, kamera mirip S25.