5 Ciri Kantor Kamu Toxic, Salah Satunya Lembur Dianggap Normal!

Ilustrasi. Tempat Kerja yang Toxic
Ilustrasi. Tempat Kerja yang Toxic

AYOJAKARTA.COM - Lingkungan kerja yang sehat dan kondusif adalah faktor penting dalam menjaga kesejahteraan mental dan fisik karyawan.

Namun, tidak semua kantor menawarkan suasana yang mendukung ini. Beberapa kantor memiliki lingkungan kerja yang dianggap toxic, yang dapat merusak produktivitas, kesehatan mental, dan kebahagiaan karyawan.

Artikel ini akan membahas beberapa ciri kantor toxic yang sering ditemui dan bagaimana hal tersebut dapat mempengaruhi kehidupan profesional dan pribadi seseorang.

Baca Juga: 8 Jurusan Ini Disenangi Lulusannya karena Punya Gaji yang Besar, Minat?

1. Lembur Dianggap Normal

Salah satu tanda paling jelas dari kantor toxic adalah budaya lembur yang dianggap normal dan bahkan diharapkan.

Di lingkungan seperti ini, karyawan sering kali merasa tekanan untuk bekerja lebih dari jam kerja yang seharusnya, tanpa kompensasi yang sesuai.

Lembur yang berlebihan dapat menyebabkan kelelahan, stres, dan burnout, yang pada akhirnya merugikan produktivitas dan kesehatan karyawan.

Kantor yang sehat seharusnya menghargai keseimbangan antara kerja dan kehidupan pribadi, serta mendorong karyawannya untuk beristirahat dan mengisi ulang energi mereka.

2. Turnover Kantor Tinggi

Tingginya tingkat turnover atau pergantian karyawan adalah indikasi lain dari lingkungan kerja yang tidak sehat.

Ketika karyawan sering keluar masuk, hal ini menunjukkan adanya masalah mendasar dalam budaya kerja atau manajemen.

Alasan umum dibalik tingginya turnover termasuk ketidakpuasan dengan pekerjaan, kurangnya kesempatan untuk berkembang, konflik dengan atasan atau rekan kerja, serta lingkungan kerja yang penuh tekanan.

Perusahaan dengan tingkat turnover tinggi cenderung kesulitan mempertahankan talenta terbaik dan membangun tim yang kuat dan kohesif.

Baca Juga: Cuan Mengalir! 7 Ide Usaha Paling Menguntungkan Bagi Ibu Rumah Tangga, Bisa Dijadikan Bisnis Sampingan 

3. Beban Kerja Tidak Seimbang

Kantor yang toxic sering kali membebani karyawannya dengan beban kerja yang tidak seimbang.

Beberapa karyawan mungkin merasa kewalahan dengan tugas-tugas yang diberikan, sementara yang lain mungkin merasa kurang diberdayakan atau tidak cukup dilibatkan.

Ketidakseimbangan ini dapat menyebabkan ketidakpuasan dan stres di antara karyawan. Beban kerja yang berlebihan juga bisa mengurangi kualitas pekerjaan karena karyawan terpaksa menyelesaikan tugas dengan terburu-buru dan tanpa perhatian yang cukup.

Manajemen yang baik seharusnya memastikan distribusi tugas yang adil dan seimbang di antara karyawannya.

4. Tidak Ada Boundaries

Di lingkungan kerja yang sehat, ada batasan yang jelas antara kehidupan profesional dan pribadi.

Namun, di kantor yang toxic, boundaries ini sering kali diabaikan. Karyawan mungkin merasa terpaksa menjawab panggilan atau email kerja di luar jam kerja, atau menghadiri rapat di waktu luang mereka.

Kurangnya boundaries ini dapat mengganggu keseimbangan kehidupan kerja dan kehidupan pribadi, serta menyebabkan stres dan kelelahan.

Kantor yang baik harus menghormati waktu pribadi karyawan dan tidak mengharapkan mereka untuk selalu tersedia sepanjang waktu.

Baca Juga: Bukan Baperan, Ini Lho Kelebihan dan Sisi Positif Highly Sensitive Person (HSP) 

5. Atasan Suka Menyuruh-nyuruh

Gaya kepemimpinan yang otoriter dan suka menyuruh-nyuruh adalah ciri lain dari kantor toxic.

Atasan yang tidak memberikan kesempatan bagi karyawan untuk berkontribusi atau mengemukakan pendapat mereka dapat menciptakan lingkungan kerja yang tidak menyenangkan dan tidak produktif.

Karyawan mungkin merasa tidak dihargai dan kehilangan motivasi untuk bekerja dengan baik.

Kepemimpinan yang baik harus mendorong kolaborasi, komunikasi terbuka, dan memberikan dukungan serta penghargaan kepada karyawannya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# lembur
# toxic
# ciri

News Update

Bisnis

Darurat Scam dan Judi Online, BRI Bersama OJK Perketat Ekosistem Perbankan Gandeng Kemkomdigi dan PERBANAS

Sinergi BRI, PERBANAS, OJK, dan Kemkomdigi resmi tingkatkan keamanan keuangan digital demi memberantas judi online dan scam.

Bisnis

Antisipasi Lonjakan Permintaan, Pertamina Suntik Tambahan LPG Subsidi 138 Metrik Ton di Kabupaten Subang

Pertamina Patra Niaga menambah 138 metrik ton LPG 3 Kg di Subang hingga akhir Juli 2026 untuk menjaga stok dan kelancaran distribusi.

Nasional

Tips Memilih Lowongan Program Magang Nasional 2026, Jangan Asal Klik!

Memilih lowongan program magang secara tepat dapat memberikan pengalaman berharga yang berdampak pada pengembangan karier di masa depan.

Jakarta Timur

INFO Penting untuk Warga Jaktim! Per 27 Juli 2026, Kantor Sudin Dukcapil Jakarta Timur akan Pindah Sementara, Ini Lokasinya

Kepindahan ini dilakukan untuk mendukung proses renovasi gedung sekaligus meningkatkan kenyamanan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Metropolitan

Transjakarta Gelar Sayembara Desain Green Hub Petamburan, Siapkan Konsep Kawasan Transportasi Masa Depan

Sayembara Desaian Green Hub Petamburan ini mengusung tema "Green Connectivity: Weaving Mobility, Elevating Urban Life".

Jakarta Timur

Dinas Bina Marga DKI Jakarta Mulai Penataan Trotoar di Jakarta Timur dengan Konsep Complete Street, Pejalan Kaki Lebih Aman dan Nyaman

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang lebih aman, nyaman, dan inklusif bagi para pejalan kaki.

Metropolitan

Masih Ada Kesempatan! Pendaftaran Jakarta Innovation Awards 2026 Diperpanjang, Yuk Siapkan Inovasi Terbaikmu

Jakarta Innovation Awards merupakan ajang apresiasi bagi inovasi yang telah diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi Jakarta.

Pendidikan

Pemprov DKI Batasi Penggunaan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun? Pramono Anung: Jakarta Dukung Komdigi

Pemprov DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat yang membatasi akses media sosial (medsos) bagi anak di bawah usia 16 tahun

Metropolitan

DKI Tutup 2 Zona Aktif di Bantargebang, Sistem 'Open Dumping' Mulai Ditinggalkan!

Pemprov DKI Jakarta resmi memulai langkah besar untuk membenahi pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

Viral

Menerka Bayaran Hotman Paris yang Kini Tangani Kasus Febri Adriansyah, Bisa Tembus di Atas Rp200 Miliar?

Hotman Paris resmi jadi kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah terkait kasus korupsi dan TPPU. Rekam jejak honor fantastis Hotman hingga Rp200 miliar memicu spekulasi tarif di publik.

Viral

Nekat Bela Febri Adriansyah, Akun Bisnis Hotman Paris Raib!

Akun Instagram bisnis Hotman Paris Perfumery hilang usai ia menuai kritik pedas akibat membela mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Hotman mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi penipuan.

Jakarta Selatan

Tekan Sampah ke TPST Bantar Gebang, 349 Tong Biopori Jumbo Disebar di Kebayoran Lama Jaksel!

Sebanyak 349 tong biopori jumbo didistribusikan ke enam kelurahan di wilayah tersebut guna mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang.

Jakarta Utara

Upaya Atasi Kemacetan Kelapa Gading-Pulo Gadung, 111 Petugas Gabungan Tata Lahan Jalan Perintis Kemerdekaan!

Sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penertiban dan penataan lahan di kawasan RW 13, Jalan Perintis Kemerdekaan

Sport

Drama VAR Warnai Final Piala Dunia 2026, Ada 4 Momen Krusial yang Bikin Argentina Protes

Piala Dunia 2026 diwarnai krisis VAR yang picu krisis FIFA. Spanyol keluar sebagai juara usai tekuk Argentina 1-0 di final penuh drama, diwarnai kartu merah Enzo dan kontroversi keputusan wasit.

News

Hotman Paris Diminta Tak Bawa Nama Presiden dalam Kasus Febrie Adriansyah, Istana: Jangan Dikait-kaitkan!

Hal ini menyusul pernyataan Hotman yang membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto dalam pembelaannya terhadap sang klien, mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

News

Siap-siap! Tarif Naturalisasi dan Lepas Status WNI Naik Mulai Agustus 2026, Cek Rincian Lengkapnya di Sini

Pemerintah resmi menetapkan penyesuaian tarif untuk berbagai layanan kewarganegaraan yang akan mulai diberlakukan pada Agustus 2026.

Sport

Badai Kritik Terjang Gianni Infantino Usai Penutupan Piala Dunia 2026, FIFA Dinilai Hanya Kejar Bisnis

Presiden FIFA Gianni Infantino hadapi krisis kredibilitas usai Piala Dunia 2026. Sorotan tiket mahal, jet pribadi, hingga sorakan publik di final hiasi kritik bisnis, meski posisi politiknya kokoh.

Jakarta Timur

Gudang Spark Sport Academy Pondok Bambu Dilalap Si Jago Merah, 25 Anak Berhasil Dievakuasi Selamat!

Kebakaran terjadi di gedung Spark Sport Academy yang berlokasi di Jalan Pahlawan Revolusi, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Senin, 20 Juli 2026

Metropolitan

Jakarta Menuju Kota Global, Pramono Anung Dorong Fasilitas Publik dan Perkantoran Wajib Punya Ruang Laktasi!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmennya untuk memperkuat fasilitas bagi ibu dan anak di ibu kota.

Jakarta Selatan

Aksi Heroik Gagalkan Penjambretan Bersajam di CFD, 4 Personel Dishub DKI Dapat Penghargaan!

Keempat petugas tersebut berhasil menggagalkan aksi penjambretan bersenjata tajam di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan.