Tak Mau Menyesal di Masa Depan? Ketahui Kesalahan Pengelolaan Keuangan Ini di Berbagai Tahapan Umur

Ilustrasi. Pengelolaan Keuangan

Ilustrasi. Pengelolaan Keuangan

AYOJAKARTA.COM - Kemiskinan dan kesulitan finansial sering kali disebabkan oleh kesalahan dalam pengelolaan keuangan di masa lalu.

Kesalahan ini bisa terjadi pada berbagai tahap usia, dari remaja hingga masa pensiun.

Dikutip AyoJakarta.com dari video YouTube Tentang Uang, Jumat (21/6/2024), berikut kesalahan umum dalam mengelola keuangan di setiap kelompok usia:

1. Masa Remaja (10-20 Tahun)

Pada masa remaja, seseorang mulai mengenal konsep keuangan, biasanya melalui uang saku atau uang jajan. Namun, pengetahuan tentang pengelolaan uang sering kali masih sangat minim.

- Kurangnya tujuan menabung

Remaja mendengar adagium "sedikit-sedikit lama - lama menjadi bukit," namun tidak memahami apa yang harus dilakukan setelah mencapai tabungan tertentu.

Baca Juga: SKD PKN STAN, IPDN, Polstat STIS dan 20 Sekolah Kedinasan 2024 Masih Juli, Tapi 141.576 Pelamar Pasti Gugur Seleksi, Ini Penyebabnya

Tanpa tujuan yang jelas, menabung bisa terasa membosankan dan remaja bisa kehilangan motivasi.

- Emosi yang tidak stabil

Remaja cenderung belanja impulsif karena emosi mereka yang tidak stabil. Mereka lebih mungkin menghabiskan uang untuk kepuasan sesaat tanpa mempertimbangkan kebutuhan jangka panjang.

Oleh karena itu, penting untuk mengajarkan cara mengelola uang dan membuat anggaran pribadi sejak dini.

2. Masa kuliah dan awal karir (20-30 Tahun)

Memasuki masa kuliah dan awal karir, orang mulai menjalani kehidupan yang lebih mandiri dan memiliki lebih banyak kebebasan dalam mengelola keuangan.

- Tidak membuat anggaran belanja

Di usia ini, penghasilan lebih besar, namun tanpa anggaran yang jelas, uang bisa cepat habis. Budgeting sangat penting untuk memastikan uang digunakan sesuai kebutuhan dan menyiapkan dana darurat.

- Tidak mempersiapkan dana darurat

Dana darurat penting untuk menghadapi situasi tak terduga seperti kehilangan pekerjaan atau kebutuhan mendesak lainnya. Tanpa dana darurat, individu akan kesulitan memenuhi kebutuhan di masa-masa sulit.

- Minimnya niat berinvestasi
Pada tahap ini, banyak yang lebih sering menghabiskan uang untuk kebutuhan konsumtif daripada berpikir untuk berinvestasi.

Padahal, investasi penting untuk mempersiapkan masa depan finansial yang lebih baik, seperti biaya pernikahan, KPR perumahan, atau pendidikan anak.

Baca Juga: 15 Universitas Terbaik di Indonesia Versi SCImago Institutions Rankings 2024, Kampus UI Posisi Wahid!

3. Masa dewasa dan berkeluarga (30-50 Tahun)

Pada usia 30 hingga 50 tahun, tanggung jawab finansial semakin besar, terutama bagi mereka yang sudah berkeluarga.

- Tidak ada dana investasi untuk kebutuhan penting

Manajemen keuangan yang buruk di masa sebelumnya sering berlanjut, mengakibatkan tidak adanya dana untuk kebutuhan penting seperti pendidikan anak, asuransi kesehatan, dan kebutuhan lainnya.

- Kurangnya pendidikan finansial kepada anak

Pola hidup keuangan yang seadanya membuat anak-anak tidak memiliki mindset keuangan yang baik.

Penting untuk membentuk mindset keuangan sejak dini agar mereka bisa menjalani kehidupan dengan pola pikir dan finansial yang sehat.

Baca Juga: 5.789 dari 161.216 Pelamar PKN STAN, IPDN, STIS, POLTEKIP, POLTEKIM dan 18 Sekolah Kedinasan Lainnya Dinyatakan TMS, Apa Artinya?

4. Masa pensiun (50 tahun ke atas)

Memasuki masa pensiun, individu dihadapkan pada realitas hidup tanpa penghasilan tetap. Kesalahan dalam mengelola keuangan di masa sebelumnya sangat mempengaruhi kualitas hidup di usia tua.

- Tidak menyiapkan dana pensiun

Banyak yang tidak memiliki dana pensiun yang cukup karena tidak menyiapkan dana tersebut dengan baik di masa produktif.

Akibatnya, mereka harus bergantung pada anak - anak atau orang lain untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

- Beban utang yang diturunkan

Baca Juga: Persaingan Sengit! Ini 10 Jurusan Kuliah S1 Terketat Jalur Mandiri di Universitas Indonesia (UI), Ada Pilihanmu?

Meninggalkan beban utang konsumtif kepada anak-anak adalah kesalahan serius lainnya.

Ini menciptakan generasi sandwich di mana anak - anak harus menanggung beban utang orang tua selain tanggung jawab finansial mereka sendiri.

Selain itu, menunjukkan pentingnya menghindari utang konsumtif dan mempersiapkan keuangan dengan baik sejak dini.

Belajar dari kesalahan - kesalahan umum dalam pengelolaan keuangan di berbagai tahap usia dapat membantu kita menghindari jebakan yang sama.

Dengan membuat anggaran, menyiapkan dana darurat, berinvestasi, dan mengajarkan pendidikan finansial kepada anak – anak.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara

News 03 Jun 2026, 17:51 WIB

Kasus Jual Beli SPPG? Mantan Petinggi BGN: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Ditahan Kejagung!

Setelah dicopot, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibawa ke mobil pada Rabu, 3 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 17:24 WIB

Ironi Transisi Energi, Saat Kurs Rupiah Rp17.000 Ikut Mengerek Harga Biodiesel dan Bioetanol

Transisi energi Indonesia terganjal kurs rupiah di atas Rp17.000/USD. Meski bahan baku lokal, biaya konversi bioetanol & biodiesel Juni 2026 pakai denominasi dolar AS, bikin harga BBN rapuh & mahal.

Pendidikan 03 Jun 2026, 17:18 WIB

SPMB SMP DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Batas Waktu Verifikasi Akun

Tahapan prapendaftaran SPMB Jakarta 2026 ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 10 Juni 2026.

Otomotif 03 Jun 2026, 17:05 WIB

Awas Ketinggalan! Program Pemutihan Pajak dari Bapenda DKI Hanya 3 Bulan Saja Loh, Catat Tanggalnya Ya...

Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI memberikan keringanan untuk penghapusan sanksi PKB dan BBNKB mulai 1 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 16:27 WIB

Siapa Saja Sosok Pimpinan Baru di Badan Gizi Nasional? Intip Profilnya

Presiden Prabowo rombak total pimpinan Badan Gizi Nasional akibat program Makan Bergizi Gratis rapor merah (20rb kasus keracunan & 98% dapur ilegal). Nanik S. Deyang ditunjuk jadi Kepala BGN baru.

Nasional 03 Jun 2026, 15:42 WIB

Badan Gizi Nasional Diguncang Geledah Kejagung dan Perombakan Total, Ada Apa?

Presiden Prabowo copot Kepala BGN Dadan Hindayana akibat rapor merah program Makan Bergizi Gratis (20 ribu kasus keracunan). Kantor BGN pun digeledah Kejagung terkait dugaan korupsi dan unit ilegal.

Bisnis 03 Jun 2026, 15:18 WIB

Gandeng Pertamina Patra Niaga JBB, Kelompok Kampung Sirih Mandiri Finansial Berkat Bisnis Ecoprint

Pertamina Patra Niaga Regional JBB gelar Pelatihan Ecoprint di Kampung Sirih Serpong demi bangun ekonomi sirkular dan SDGs.

Teknologi 03 Jun 2026, 15:17 WIB

Fitbit Air Resmi Meluncur, Gelang Pintar Google Tanpa Layar dan Bebas Biaya Langganan

Google merilis Fitbit Air, gelang kesehatan tanpa layar seberat 12 gram seharga Rp2,6 juta. Berfitur lengkap, tahan air 50m, baterai 7 hari, dan tanpa biaya langganan bulanan untuk fitur intinya.

Gadget 03 Jun 2026, 14:43 WIB

In This Economy, Infinix HOT 70 Hadir dengan Harga Murah Meriah tapi Spesifikasi Mengejutkan

Infinix HOT 70 hadir dengan bodi tipis 7,49mm, baterai 6000mAh, Helio G100, dan kamera 50MP yang bagus. Meski layar masih HD, David GadgetIn merekomendasikan varian 4/128GB (Rp2,2 juta).

Viral 03 Jun 2026, 14:04 WIB

KPID DKI Jakarta Respons Kasus Viral Tayangan JakTV yang Jadi Sorotan Publik

Sebagai bentuk respons laporan dari warganet mengenai siaran JakTV pada Senin (1/6) sekitar pukul 09.12 WIB yang menuai sorotan publik.

Metropolitan 03 Jun 2026, 13:43 WIB

Daerah Luar DKI Bisa Daftar! Pemprov Jakarta Gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit di 2 Rumah Sakit Ini

Sudah berlangsung sejak tahun 2025, Pemprov DKI Jakarta kembali gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit, kini bertajuk Bakti Kesehatan Lima Abad Jakarta.

Jakarta Selatan 03 Jun 2026, 13:35 WIB

Paling Banyak Bulan April, Sudinhub Jakarta Selatan Tindak 1.337 Kendaraan yang Lakukan Pelanggaran Lalu Lintas!

Sebanyak 1.337 kendaraan yang melanggar peraturan lalu lintas berhasil diamankan oleh Suku Dinas Pehubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan dalam kurun waktu 5 bulan hingga Mei 2026.

Jakarta Barat 03 Jun 2026, 13:27 WIB

Upaya Kurangi Bau Sampah, Kelurahan Duri Jakarta Barat Lakukan Uji Coba Penggunaan Cairan Eco Lindi!

Upaya untuk mengurangi dampak bau dari sampah, Kelurahan Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat lakukan uji coba pemanfaatan cairan eco lindi di depo sampah Jalan Duri Utara III pada Rabu, 3 Juni 2026.

News 03 Jun 2026, 13:19 WIB

Bukan Ahli Gizi Seperti Dadan Hindayana, 3 Profil Kepala dan Wakil BGN Terbaru dari Mantan Jurnalis Tabloid, hingga Ekonom Senior

Profil dan jejak karier Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN dan Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari dan Mayjen Trenggono.