AYOJAKARTA.COM - Sahur memang identik dengan bulan Ramadhan.
Sahur selalu menjadi pelengkap melaksanakan ibadah puasa dan memang dianjurkan untuk melakukannya.
Sahur bisa membuat badan kita bertenaga dan tetap bugar walau seharian berpuasa Ramadhan.
Seluruh umat Islam biasanya melaksanakan sahur pada dini hari sebelum waktu subuh datang.
Baca Juga: Trik Psikologi: 5 Cara Jadi Fakboi Berkelas, Dijamin Bikin Cewek Naksir dan Klepek-klepek Sama Kamu
Meskipun selalu dikerjakan sebelum menjalankan puasa, ternyata masih banyak masyarakat belum mengetahui arti kata sahur secara harfiah.
Sekarang sedang viral bahwa sahur adalah singkatan untuk 'Sarapan Khusus Ramadan'.
Apakah itu benar?
Singkatan tersebut pertama kali ditulis dan di posting oleh akun X @kegblgnunfaedh dan kemudian di retweet oleh banyak sekali akun pengguna X sehingga menjadi trending topik dan tentunya viral di dunia maya.
Istilah Sarapan Untuk Ramadhan dalam mengartikan kata sahur tidaklah benar. Kepanjangan tersebut hanya sebagai cocoklogi dari netizen yang ingin mengartikan kata sahur secara lebih kekinian.
Lalu apakah arti sahur berdasarkan KBBI?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sahur merupakan kegiatan makan pada dini hari yang disunnahkan menjelang fajar sebelum subuh bagi orang-orang yang akan menjalankan ibadah puasa.
Secara harfiah, sebenarnya kata sahur berarti 'akhir malam' atau 'waktu menjelang subuh'.
Dikutip dari sulut.kemenag.go.id, sahur bisa juga disebut sehur, sehri, sahari, dan suhoor dalam bahasa lain, sehingga merujuk dalam sebuah istilah Islam yaitu aktivitas makan oleh umat Islam yang dilakukan pada dini hari menjelang waktu subuh selama menjalankan ibadah puasa pada bulan Ramadan.
Dari penjelasan di atas, bahwa kata sahur merupakan kata serapan dari bahasa Arab sahar, dan juga bukan dari singkatan dari Sarapan Khusus Ramadan. ***

Share this article
Sekarang sedang viral bahwa sahur adalah singkatan untuk 'Sarapan Khusus Ramadan'. Apakah itu benar? Ternyata...