AYOJAKARTA.COM -- Saat ini banyak orang yang menganggap sifat egois merupakan sifat yang buruk.
Namun, nyatanya sifat egois ini tidak selamanya negatif. Ada beberapa kondisi dan juga waktu di mana sifat egois ini memang dibutuhkan.
Sifat egois ini bukan berarti seseorang harus selalu menomor satukan dirinya sendiri di setiap saat dan di setiap waktu.
Meski demikian, bukan berarti juga seseorang menjadi tidak peduli sama sekali dengan kepentingan dan juga kondisi orang lain.
Pada konteks kali ini sifat egois membantu mengajarkan seseorang untuk memahami apa prioritas serta batasan yang perlu ditetapkan.
Hal ini bertujuan untuk membantu seseorang belajar agar fokus memenuhi kebutuhan dan kepentingan di waktu yang tepat dan dengan alasan yang tepat.
Lantas, kapan sih waktu dan kondisi yang mengharuskan kamu untuk bersikap egois?
Dikutip dari akun Instagram @personalitydoc, berikut ini kondisi dan waktu yang tepat untuk bersikap egois.
1. Saat terus menerus dimanfaatkan orang lain
Kondisi pertama yang memang harus disikapi dengan egois yaitu ketika kamu terus menerus dimanfaatkan oleh orang lain.
Sebuah hubungan yang baik seharusnya bukan yang seperti sebuah simbiosis parasitisme. Sebuah hubungan di mana kamu hanya dimanfaatkan tanpa adanya timbal balik.
Ketika kamu terlalu sering dimanfaatkan dan dirugikan oleh orang lain, maka kamu harus berani untuk menolak dan mengatakan "tidak".
Hal ini karena menjadi baik bukan berarti kamu membiarkan orang lain semena-mena dan seenaknya denganmu.
2. Ingin memutuskan hubungan yang toxic
Kondisi kedua yang memang harus dihadapi dengan sikap egois yaitu ketika kamu ingin memutuskan hubungan yang toxic.
Ketika kamu terjebak dalam sebuah hubungan toxic yang menyiksa dan kamu ingin keluar dari situasi tersebut, maka dibolehkan untuk kamu bersikap egois.
Mengapa demikian? Hal ini karena dengan sikap egois maka kamu bisa menyelamatkan dirimu dari hubungan toxic yang bisa merusak fisik dan mentalmu.
Selain itu, hal ini dilakukan juga demi kebahagiaanmu sendiri. Karena menjadi bahagia itu merupakan sebuah pilihan dan juga tanggung jawab dirimu sendiri.
3. Butuh istirahat
Salah satu kondisi yang bisa kamu hadapi dengan sikap egois yaitu ketika kamu membutuhkan istirahat karena lelah secara fisik dan mental.
Ada saat di mana kamu sedang dalam kondisi yang tidak baik-baik saja, membutuhkan waktu jeda sejenak dan ingin menyendiri.
Di kondisi seperti inilah, kamu bisa menolak dan tidak harus mengiyakan permintaan orang lain.
Yang perlu kamu ingat yaitu, kamu juga perlu untuk memprioritaskan kesehatan fisik dan mental yang kamu miliki.
Perlu digaris bawahi yaitu, berbuat baik kepada orang lain merupakan hal yang baik. Tapi, bukan berarti kamu harus sampai mengorbankan kesehatan mental yang kamu miliki.
Baca Juga: 5 Tanda Kamu Punya Sikap Rendah Hati ke Semua Orang, Pantas Mudah Dicintai Lawan Jenis
Itulah tadi informasi mengenai 3 kondisi yang tepat untuk bersikap egois.

Share this article
Pada konteks kali ini sifat egois membantu mengajarkan seseorang untuk memahami apa prioritas serta batasan yang perlu ditetapkan.