AYOJAKARTA.COM - Di kalangan milenial dan Gen Z, saat ini dihebohkan dengan munculnya fenomena'doom spending'
Fenomena doom spending ini merupakan reaksi stres atas situasi ekonomi yang dihadapi kaum milenial dan Gen Z.
Di mana mereka menghamburkan uang dengan alasan self reward untuk penghargaan pada diri sendiri.
Namun siapa sangka, hal tersebut yang dilakukan rutin dinilai bisa memiskinkan kaum milenial dan Gen Z.
Lantas apa sebenarnya fenomena doom spending ini?
Dikutip dari laman Bloomberg, Sabtu (28/9/2024) doom spending adalah aktivitas atau kegiatan membelanjakan uang untuk menghilangkan stres.
Stres tersebut muncul di tengah kekhawatiran atas kondisi ekonomi kaum Gen Z.
Hal ini kerap lakukan oleh mereka yang ekonominya belum pasti di masa depan.
Baca Juga: Tinggal Menghitung Hari! Ini Dia Barang yang Tidak Boleh dan Boleh Dibawa Saat Tes SKD CPNS, Catat!
Kendati demikian kaum Gen Z yang melakukan doom spending ini seakan tidak ambil pusing untuk melakukan hal tersebut.
Sebagian dari mereka bahkan menganggap pengeluaran yang digunakan tidak mengurangi tabungan.
Dari sebuah survei, menunjukkan 96 persen orang di Amerika Serikat dengan kondisi ekonomi yang belum pasti dan tidak stabil menghabiskan uang untuk mengatasi stres.
Survei tersebut dilakukan oleh Intuit Credit Karma pada November 2023 lalu.
Sebelumnya istilah doom spending ini disebut dengan 'terapi belanja'.
Hal ini membuat beberapa kaum Gen Z berpola piker You Only Live Once dan memilih menikmati hidup dengan berbelanja barang-barang mewah.
Bahkan, fenomena doom spending ini diperkuat dengan adanya akses pinjaman online yang kini marak muncul di tengah-tengah masyarakat.
Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran untuk kaum milenial mengalami risiko jatuh ke dalam jeratan utang dan bisa lebih memperburuk ekonomi.
Baca Juga: UPDATE! Surat Perintah Membayar BPNT Sudah 'SPM, Satu Langkah Lagi Menuju 'SI'
Lantas adakah cara untuk mengatasi fenomena doom spending ini?
Dikutip dari Oprah Daily, ada tiga cara untuk mengatasi doom spending.
Tiga cara tersebut adalah:
- Hapus aplikasi belanja
- Unduh aplikasi pengelola euangan
- Katalan tidak saat punya keinginan belanja yang tidak perlu.
- Rancang keuangan untuk tujuan jangka panjang
- Ingat kembali tujuan jangka Panjang. ***

Share this article
Berikut ini maksud dari doom spending yang tren di kalangan milenial- Gen Z dan cara untuk mengatasinya.