AYOJAKARTA.COM - Media sosial baru-baru ini mulai diramaikan dengan kasus tuberkulosis atau TBC di Jakarta yang meningkat tajam.
Kasus peningkatan angka TBC di jakarta ini banyak warganet yang menilai marak sejak diumumkannya rencana uji klinis vaksin TBC oleh Bill Gates di Indonesia.
Benarkah ada korelasi antara lonjakan kasus TBC dan pelaksanaan uji klinis vaksin di Indonesia Tersebut? Peningkatan kasus TBC di jakarta diklam disebabkan oleh perbaikan sistem deteksi.
Menurut data Dinas Kesehatan DKI Jakarta tercatat sekitar 30.270 kasus TBC baru-baru ini. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Peningkatan ini dinilai mencerminkan deteksi dini dan pelaporan kasus, bukan lonjakan infeksi baru. Vaksin TBC M72/AS01E yang dikembangkan sejak awal tahun 2000 an kini memasuki fase uji klinis ketiga di Indonesia.
Uji coba ini melibatkan sekitar 2.000 peserta di berbagai lokasi termasuk warga Jakarta. Uji klinis ini bertujuan untuk menguji efektivitas vaksin dalam mencegah TBC, meskipun demikian banyak kalangan yang mengkritisi vaksin ini sebagai penyebab penyebaran penyakit.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah memberikan izin untuk pelaksanaan uji klinis fase 3 vaksin TBCM72 di Indonesia.
Baca Juga: Mirip Samsung S25 Edge Banget! Redmi Turbo 4 Siap Bikin Geger PASAR MIDRANGE, Apa yang Baru? Intip Bocoran Speknya
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bahkan menyatakan bahwa partisipasi Indonesia dalam uji klinis ini merupakan langkah strategis dalam upaya eliminasi TBC di tanah air.
Masyarakat dihimbau untuk selalu menjaga kesehatan tetap melakukan pola hidup sehat ditengah musim penghujan ini.
Peningkatan kasus TBC di Jakarta dikaitkan juga oleh perbaikan sistem deteksi dan pelaporan uji klinis vaksin.
Setelah peristiwa gagalnya Bill Gates di India dan menyebabkan kematian besar-besaran, uji klinis vaksin TBC M72 dinilai oleh berbagai pihak tidak efektif.***

Share this article
Kasus TBC Jakarta naik tajam. Dinkes sebut akibat deteksi dini, bukan uji klinis vaksin TBC M72 yang menuai pro-kontra di publik.