AYOJAKARTA.COM - Sumatera Selatan (Sumsel) kembali mencatat kasus COVID-19 di tahun 2025. Kasus pertama dilaporkan berasal dari Kabupaten Banyuasin dan sempat menjadi perhatian masyarakat.
Kabar baiknya, pasien tersebut kini telah dinyatakan sembuh dan hasil tes PCR menunjukkan negatif COVID-19.
“Pasien pertama COVID-19 tahun ini yang berasal dari Banyuasin sudah dinyatakan sehat. Hasil pemeriksaan PCR terakhirnya negatif,” ujar Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel, Darsono, Sabtu (14/6/2025).
Baca Juga: Geger! Status BPJS Warga DIY Dihapus Massal, Ini Fakta di Balik Keputusan Mengejutkan
Masih Ada Dua Kasus Aktif COVID-19 di Sumsel
Meski pasien awal telah pulih, Dinkes Sumsel melaporkan bahwa masih terdapat dua kasus aktif COVID-19 berdasarkan data dari sistem New All Record (NAR).
Kedua pasien tersebut kini tengah dalam penanganan medis, salah satunya dirawat di RSUP Dr Mohammad Hoesin Palembang.
“Kita masih pantau dua warga Palembang yang positif COVID-19. Satu di antaranya sedang dirawat di rumah sakit,” kata Darsono.
Baca Juga: Status Data Pendaftaran SPMB Jabar 2025 Perlu Diperbaiki? Jangan Panik! Ini Cara Koreksinya
Pasien Pertama Sembuh Usai Jalani Isolasi Mandiri
Menurut catatan Dinkes Sumsel per 11 Juni 2025, dari total tiga kasus terkonfirmasi, satu pasien dari Banyuasin telah pulih sepenuhnya setelah menjalani isolasi mandiri di rumah.
“Pasien pertama tidak menunjukkan gejala berat, sehingga isolasi dilakukan di rumah. Saat ini kondisinya sudah membaik dan dinyatakan negatif,” jelas Darsono.
Dua kasus aktif COVID-19 di Sumsel saat ini merupakan warga Kota Palembang, masing-masing berdomisili di Kecamatan Kemuning dan Kecamatan Sako.
Baca Juga: Jalur Mutasi SPMB Jakarta 2025: Cek Jadwal, Syarat, dan Tata Cara Pendaftarannya
Pasien dari Kemuning adalah seorang pria yang saat ini menjalani isolasi mandiri karena tidak mengalami gangguan pernapasan.
Sementara pasien dari Sako, seorang perempuan, tengah menjalani perawatan intensif di RSUP Dr Mohammad Hoesin.
“Pasien dari Kemuning masih kita pantau karena belum diketahui dari mana penularannya. Kondisinya stabil,” tambah Darsono.
Dinas Kesehatan Sumsel terus melakukan pelacakan dan pengawasan melalui tim Surveilans Epidemiologi untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.
Baca Juga: Angka PHK dan Pengangguran Melonjak, Ini Hal Penting yang Perlu Dilakukan Agar Mental Tetap Sehat!
Masyarakat diimbau tetap menjaga protokol kesehatan dan melaporkan jika mengalami gejala mirip COVID-19.
Pemerintah daerah berharap lonjakan kasus seperti masa pandemi lalu tidak terulang kembali di wilayah Sumsel.
Upaya pemantauan ketat dan deteksi dini terus diintensifkan agar penyebaran virus bisa dicegah sedini mungkin.***

Share this article
Sumsel catat 3 kasus COVID-19 di 2025, 1 sembuh di Banyuasin, 2 masih aktif di Palembang. Dinkes perketat pemantauan & imbau prokes.