Why Not, Berteman dengan Inner Child Hidupmu, Perhatikan Cara-cara yang Bisa Dilakukan Ini!

- Rabu, 23 November 2022 | 11:33 WIB
Ilustrasi  inner child (pexels)
Ilustrasi inner child (pexels)

AYOJAKARTA.COM--Setiap orang pasti memiliki inner child atau tumpukan kenangan dan perasaan yang dialami saat masih kecil.

Inner child sendiri merupakan  suatu konsep yang menggambarkan sikap atau sifat kekanak-kanakan seseorang. Namun, konsep ini dibentuk oleh pengalaman masa silam atau lalu, baik itu kejadian positif, rasa trauma, pengabaian, hingga kehilangan orang terkasih.

Baca Juga: Maafkan Pelaku Pelaku Bullying SMP Baiturrahman, Ayah Korban: Dia Anak Yatim

Kata inner child ini tidak terlepas dari rasa sakit, trauma, ketakutan dan kemarahan yang terjadi pada masa kecil. Kemudian rasa ini akan teringat, tersimpan sehingga dapat mengambil alih diri sendiri saat menghadapi masalah.

Pada dasarnya, segala pengalaman hidup, baik yang membawa kebahagiaan maupun kesedihan, akan mempengaruhi manusia dalam mengekspresikan diri ketika sudah dewasa. Mereka mempengaruhi bagaimana seseorang membuat keputusan, merespons masalah, dan menjalani kehidupan.

Baca Juga: Panik dan Bingung Pasca Gempa Cianjur, Jenazah Anak-anak Belum Dimakamkan Berbaur dengan Pengungsi di Tenda

Mungkin pada masa kecil kita tidak bisa memilih apa yang kita mau, dan saat dewasa kita selalu bergantung sama orang di sekitar karena ini membuat kita merasa kurang percaya diri dengan pilihan sendiri yang disebabkan inner child yang sudah melekat sejak kecil

Ada juga yang pada masa kecilnya tidak bisa mengekspresikan diri dan banyak dilarang untuk melakukan apa yang diinginkan.  Maka hal ini akan berdampak pada diri yang merasa insecure dan merasa mudah marah ketika sudah beranjak dewasa.

Baca Juga: Kenali Penyebab dan Tanda Bahwa Inner Child Kamu Sedang Terluka

Halaman:

Editor: Kiki Dian Sunarwati

Sumber: instagram @ibunda.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X