AYOJAKARTA.COM- Youtuber Baim Wong melaporkan para oknum yang telah merusak nama baiknya dalam tindakan penipuan giveaway.
Ia juga menjelaskan bahwa kejadian tersebut sudah terjadi sejak lama dan korbannya terbilang banyak. Bahkan, para korban pun juga telah mengadu langsung kepada Baim atas penipuan giveaway itu.
"Sudah lama 2018 polisi sempat nangkep cuma setelah itu banyak lagi. Saya sendiri sebenarnya bingung harus gimana. Tapi lama kelamaan banyak ngadu ke saya, yang akhirnya sebenarnya yang warga asing Singapura 140 juta, nah sampai sekarang tindak lanjutnya belom ada," kata Baim Wong.
Kemudian setelah itu banyak yang melapor ke Baim melalui DM segala macam dan akhirnya ia memanggil satu-satu ke rumahnya dan untuk DM yang masuk itu sebanyak 100 lebih dengan bukti-bukti yang adanya penipuan giveaway yang mengatasnamakan dirinya sendiri.
Awalnya ia mengaku cuek dengan penipuan tersebut. Namun dirinya tersentuh saat tahu banyak korbannya berasal dari masyarakat kelas bawah.
"Jadi saya tuh bingung ya mungkin orang akan menjelekan nama saya, cuman terkadang saya ya udah deh banyak orang kaya gitu enggak apa-apa. Cuma ternyata banyak orang kecil ada yang ketipu 31 juta, 23 juta, ternyata pekerjaan tukang seblak yang hari-harinya itu pendapat 150 ribu, yang selama beberapa tahun ini belum bisa mengganti," ungkap Baim Wong yang dikutip dari Seleb Oncam News, Rabu (18/1).
Baim juga berharap para pelaku ini bisa ketangkep karena sudah meresahkan banyak orang dengan berbagai nomor berbeda dalam melakukan penipuan tersebut.
"Saya melihat mereka berharap banget ke saya supaya orang itu ditangkap. Nah sekarang berbagai macam nomor dan nama berbeda-beda kita lagi hadapi sekarang, mudah-mudahan ditangkap," jelasnya.
Selanjutnya, Baim Wong mengungkapkan penipuan bermodus giveaway ini dilakukan oleh pelaku lewat WhatsApp hingga Facebook. Namun, sekarang penipuan juga dilakukan lewat TikTok.

Share this article
Semakin membuat gerah suami Paula Verhouven laporkan kasus giveaway ke polisi. Baik Wong geram banyak giveaway yang mengatasnamakan dirinya