AYOJAKARTA.COM -- Buntut kasus pencemaran nama baik yang diduga dilakukan oleh Nikita Mirzani beberapa waktu lalu terhadap Dito Mahendra, harus berujung ditahan selama 20 hari oleh Kejaksaan Negeri Serang.
Nikita Mirzani memang dikenal sebagai selebritis yang kerap bermasalah dengan hukum, karena aksi-aksinya itu yang mengundang kontroversi di tengah masyarakat.
Namun, dirinya kini kembali menjadi perbincangan hangat khalayak ramai ketika Nikita Mirzani telah resmi ditahan oleh pihak Kejaksaan Serang, Banten, karena kasus pencemaran nama baik kepada Dito Mahendra.
- Baca Juga: 19 Produk Sampo Unilever Ditarik BPOM AS Karena Diduga Sebabkan Kanker, Ini Daftar Mereknya
- Baca Juga: Akhinya Terbongkar, Ini Sosok Artis Pemeran Asli Video Asusila Inisial R, Benar Alim
- Baca Juga: Nama Teuku Ryan Terseret Video Asusila Artis Inisial R, Okky Setiana Dewi Pernah Ingatkan Ini ke Ria Ricis
Sementara itu, anak Nikita Mirzani, Laura Meizani Nasseru Asry atau Lolly, terlihat aktif melanjutkan jualan produk endorse milik ibunya dia akun Nikita Mirzani @nikitamirzanimawardi_172.
Laura atau yang kerap disapa Lolly itu juga sempat mengunggah keluh kesahnya di media sosial Instagram @lolly2ndbranded_new. Dirinya mempersoalkan terkait ketidakadilan di negara ini yang tidak diperoleh sang ibu (Nikita Mirzani) dari pihak kepolisian dan kejaksaan di akun media sosialnya.
Bahkan Lolly menautkan akun milik Kepala Jenderal Polri Listyo Sigit, untuk menanyakan soal keadilan yang tertuang dalam pancasila.
- Baca Juga: Siapa Dito Mahendra Sosok yang Laporkan Nikita Mirzani? Ternyata Bukan Orang Biasa
- Baca Juga: Gencar Denise Chariesta Ungkap Perselingkuhannya, Rumah Tangga Ayu Dewi Diramal Denny Darko Akan Begini!
"Yang terhormat bapak @listyosigitprabowo, saya rakyat biasa tapi tidak bodoh, mau tanya donk sebenarnya pancasila itu ada gak sih?" tulis Lolly, dikutip Jumat, 28 Oktober 2022.
Menurut anak Nikita Mirzani, Lolly tidak terima bahwa sang ibu harus ditahan oleh kejaksaan, padahal ibunya bahkan bukan seorang pemimpin teroris atau pemilik pabrik narkoba dan kejahatan besar lainya yang mengancam sebuah negara.
"Apakah dia seorang leader teroris? atau pemilik pabrik narkoba terbesar di dunia? atau seorang kepala koruptor, atau juga seorang leader dari gangster berbahaya, atau sebagai pembunuh bengis yang tidak memiliki rasa humanis," tulis Lolly.
- Baca Juga: Teuku Ryan Ramai Diduga Sosok Pria Alim Inisial R, Hard Gumay Beberkan Ciri-cirinya, Cocok?
Selanjutnya, anak Nikita Mirzani dengan berani menduga penahanan ibunya itu merupakan bahan untuk pengalihan issue, agar pangkat para polisi yang berwenang bisa naik ke level berikutnya.
"Atau sebagai bahan pengalihan issue, agar yang dibawah pada naik pangkatnya" tambah Lolly dalam curhatannya itu.
Lolly pun kembali memohon kepada sang Kepala Jenderal Polri Listyo Sigit Prabowo untuk dapat angkat bicara di hadapan publik terkait keadilan yang disebut tertuang didalam nilai pancasila di Indonesia ini apakah sudah berubah.
"Tolong dong pak, speak up di TV agar rakyat Indonesia tahu, bahwa negara ini ternyata sudah berubah menjadi negara bar-bar," tulis dia.
Dirinya kemudian juga menambahkan bahwa apa yang dilakukannya ini adalah salah satu bentuk unjuk rasa sebagai masyarakat untuk meminta arahan terkait ketidakadilan yang telah diterima oleh sang ibu (Nikita Mirzani).
"Karena saya merasa diri saya tidak bodoh. makanya saya mau belajar lebih dalam tentang pancasila pak, mohon pencerahannya yah pak, terimakasih." tambahnya.***

Share this article
Usai Nikita Mirzani ditahan di Kejaksaan Serang terkait pencemaran nama baik, sang anakn, Lolly, angkat suara.