Kritik Tajam Franz Kafka, Saat Manusia Modern Dianggap Lebih Rendah dari Mesin Korporat

Novel Karya Franz Kafka. (Sumber: Pexels/Gizem Nur)
Novel Karya Franz Kafka. (Sumber: Pexels/Gizem Nur)
Poin Penting
  • Karya Franz Kafka melahirkan istilah Kafkaesque yang menggambarkan situasi absurd akibat sistem birokrasi menekan.

  • Novel Metamorphosis mencerminkan beban pekerja urban modern yang menghadapi tekanan ekonomi berat demi uang.

  • Dunia kerja menganggap buruh bagai mesin eksploitasi, sebuah realitas yang masih relevan hingga seabad berlalu.

AYOJAKARTA.COM - Franz Kafka lahir di Praha pada 3 Juli 1883. Karya-karyanya tetap relevan hingga kini karena mengangkat pengalaman manusia yang berhadapan dengan sistem kekuasaan yang menekan.

Sastrawan Anton Kurnia menilai absurditas dalam karya Franz Kafka memperlihatkan relasi sulit antara individu dengan kekuasaan.

Pengalaman tokoh-tokoh Kafka sering kali terjebak dalam sistem yang tidak transparan.

Namanya melahirkan istilah "Kafkaesque" yang sangat populer. Istilah ini menggambarkan situasi yang absurd, menyesakkan, dan sarat birokrasi tanpa jalan keluar.

Reiner Stach menyebut Kafkaesque identik dengan kekuasaan yang bekerja secara gelap dan sulit dipahami.

Fenomena ini sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat modern.

Salah satu mahakaryanya yang paling terkenal adalah Metamorphosis. Novel ini menceritakan Gregor Samsa yang terbangun menjadi serangga raksasa.

Hal pertama yang dipikirkan Gregor bukanlah perubahan fisiknya, melainkan kekhawatiran terlambat kerja.

Adegan ini merupakan cermin bagi pekerja urban modern yang hidup di bawah tekanan ekonomi yang berat.

Banyak pekerja merasa seperti serangga di dalam KRL yang bekerja keras hingga lupa jati diri.

Dalam realitas pekerja urban, harga diri sering kali hanya dilihat sebatas angka di slip gaji.

Seseorang dianggap berguna selama mereka masih bisa menghasilkan uang. Gregor Samsa dikisahkan bekerja bukan untuk impian pribadinya.

Ia menjadi mesin pelunas utang bagi keluarganya. Kondisi ini sangat relevan dengan fenomena sandwich generation di masa sekarang.

Franz Kafka menuliskan kengerian birokrasi melalui sosok manajer kantor atau Chief Clerk.

Saat Gregor Samsa terlambat, manajer tersebut tidak menanyakan kesehatannya, melainkan langsung menyerang karakternya.

Kantor sering kali memandang pekerja bukan sebagai manusia, melainkan sebagai benda untuk dieksploitasi.

Pekerja diharapkan terus berfungsi seperti mesin yang efisien. Jika "mesin" tersebut rusak atau tidak lagi produktif, ia akan segera disingkirkan.

Penggambaran ini didasari pada pengalaman pribadi Kafka sebagai pegawai perusahaan asuransi.

Ia menyaksikan sendiri bagaimana kekuatan birokrasi membatasi kebebasan individu.

Dalam karyanya, pekerja digambarkan sebagai "makhluk milik bos" yang tidak boleh memiliki pikiran sendiri.

Tulisan Kafka berhasil menangkap fenomena dunia yang tetap nyata setelah seabad berlalu.

Kini, karya-karyanya telah diterjemahkan ke berbagai bahasa daerah di Indonesia, dari Aceh hingga Papua.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Gregor Samsa
# pekerja urban
# Franz Kafka

Berita Terkait

News Update

Bisnis

Perkuat Sistem Perlindungan Nasabah, BRI Pastikan Rekening Anda Aktif dan Aman

BRI perkuat sistem keamanan dan perlindungan nasabah demi menjaga rekening tetap aktif dengan aman. Lindungi dana Anda dari fraud!

Bisnis

Kado Terindah dari PNM! Ribuan Karyawan Berprestasi Terima Panggilan Menuju Baitullah

PNM beri apresiasi religi! Ribuan karyawan terbaik diberangkatkan menuju Baitullah atas loyalitas dan prestasi kerja mereka. Cek ceritanya!

Hiburan

Kritik Tajam Franz Kafka, Saat Manusia Modern Dianggap Lebih Rendah dari Mesin Korporat

Karya Franz Kafka, seperti Metamorphosis, tetap relevan karena menggambarkan istilah Kafkaesque: situasi absurd pekerja modern yang terjebak birokrasi, tekanan ekonomi, dan eksploitasi kekuasaan.

Teknologi

Dibandrol Harga Rp24 Jutaan, TCL Q7D Pro Manjakan Pengguna dengan Visual Memukau Sekelas TV Flagship

Dhiarcom mengulas TCL Q7D Pro SQD Mini LED (Rp24 juta). TV 144Hz ini tawarkan kualitas visual mendekati OLED, kecerahan 2.000 nits, audio Onkyo, sudut pandang 178°, serta bebas risiko burn-in.

Teknologi

Bocoran Samsung Galaxy Watch 9 dan Ultra 2 Jelang Unpacked 2026, Intip Desain Anyar hingga Estimasi Harganya

Samsung rilis Galaxy Watch 9 (€409) & Ultra 2 (€749) pada 22 Juli 2026 tanpa seri Classic. Seri Ultra 2 bawa baterai naik 35%, layar 5.000 nits, chip gahar, serta fitur kesehatan berbasis AI offline.

Nasional

Disemprot Fadil Jaidi di Threads, Pinjol Rupiah Cepat Diminta Stop Teror Telepon Setiap Hari

Fadil Jaidi dan Riyuka Bunga protes di Threads karena diteror telepon pinjol RupiahCepat tiap hari. Netizen sarankan blokir nomor asing atau lapor OJK via email [email protected] jika terganggu.

Metropolitan

Dukung Jakarta Jadi Kota Global, 146 Pasar di Jakarta Wajib Pilah Sampah Mulai Agustus 2026

Perumda Pasar Jaya resmi menetapkan kebijakan baru bagi seluruh pasar di bawah naungannya untuk mulai menerapkan gerakan pemilahan sampah dari sumbernya mulai Agustus 2026 mendatang.

Metropolitan

3 Pekerja Tewas di Gorong-gorong 7 Meter, Neng Eem PKB Desak Investigasi Pelanggaran K3

Tragedi tewasnya tiga pekerja di dalam saluran air (gorong-gorong) sedalam tujuh meter di kawasan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur memicu sorotan parlemen. Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKB

Metropolitan

Kabar Baik Bagi Lulusan SMA-SMK Ber-KTP DKI Jakarta, Jakpreneur Kembali Buka Pelatihan Dunia Usaha Kuliner GRATIS, Kuota Terbatas

Peserta akan mendapatkan berbagai benefit menarik seperti sertifikat, pengalaman magang (PKL), ilmu dunia usaha, hingga pembuatan CV profesional.

Jakarta Pusat

Penampakan Stasiun Monas dan Ragam Spot Ikoniknya, Progres Sudah Capai 93,50 Persen

Progres ini menjadi tanda semakin dekatnya penyelesaian salah satu simpul transportasi massal di pusat ibu kota.

Nasional

Apa Keunggulan Teknologi Bioetanol Generasi Kedua dari Limbah Biomassa?

Bioetanol G2 dari limbah sawit (TKKS) jadi solusi swasembada energi tanpa konflik pangan. Namun, proyek hulu di Lampung terancam lonjakan biaya konversi akibat pelemahan rupiah terhadap dolar AS.

Metropolitan

Ciptakan Lingkungan Bersih! Per Agustus 2026, 146 Pasar di Jakarta Terapkan Program Gerakan Pilah Sampah dari Sumber

Program ini mendorong para pedagang, pengelola pasar, hingga pengunjung untuk memisahkan sampah sesuai jenisnya sejak awal.

Metropolitan

Kurangi Aksi Tawuran, Gubernur Pramono akan Perbanyak Fasilitas Olahraga dari Lapangan Sepak Bola hingga Ring Tinju

Pramono rencananya akan memperbanyak lapangan speak bola, arena skateboard hingga ring tinju di ruang terbuka.

Pendidikan

Mahasiswa Merapat! Begini Cara dan Tahapan Daftar Magang di Perpusnas, Bisa Lewat Email Lho

Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI secara resmi membuka program magang bagi mahasiswa yang ingin menambah pengalaman di pusat literasi nasional tersebut.

Nasional

Bukan Cuma Tebu, Toyota dan Pertamina Garap Bioetanol Generasi Kedua dari Limbah di Lampung

Arahan Presiden Prabowo, mandatori bioetanol rilis 2027 pasca uji E5 Juli 2026. Proyek terintegrasi di Lampung gandeng Toyota-Pertamina guna olah limbah biomassa jadi bioetanol generasi kedua.

Metropolitan

Kolaborasi Pemprov DKI Jakarta Bersama Breathe Cities untuk Wujudkan Kualitas Udara Bersih di Ibu Kota

Program ini merupakan inisiatif global yang berfokus pada percepatan penanganan polusi udara di kawasan perkotaan

Jakarta Pusat

Dari Sampah Jadi Cuan, Pupuk Kompos Buatan Cempaka Putih Timur Dijual Rp10 Ribu per Kg

Program ini telah berjalan sekitar tiga bulan dan menjadi bagian dari upaya mendorong pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan.

Jakarta Timur

Pramono Anung Buka Suara Usai Tragedi Tiga Pekerja Tewas di Gorong-gorong Cipayung: 1 WNA dan 2 WNI

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung buka suara terkait tragedi maut yang menimpa tiga orang pekerja yang tengah bertugas di dalam gorong-gorong kawasan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur.

Metropolitan

Catat! Akses Penumpang KRL Stasiun Karet Dipindahkan ke BNI City per 28 September 2026

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menargetkan perubahan ini berlaku seiring integrasi dari kedua stasiun.

Metropolitan

Penataan Kabel SJUT Tidak Bisa Dilakukan Cepat dam Serentak, Pramono Anung: Karena Begitu Banyak dan Kompleks!

Pemprov DKI sudah memulai proses penataan kabel udara yang selama ini dinilai mengganggu estetika kota dan berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.