AYOJAKARTA.COM - Pembangunan Stasiun Monas yang menjadi bagian dari proyek MRT Jakarta Fase 2A terus menunjukkan perkembangan positif.
Hingga pertengahan 2026, progres konstruksi stasiun bawah tanah tersebut telah mencapai 93,50 persen.
Progres ini menjadi tanda semakin dekatnya penyelesaian salah satu simpul transportasi massal di pusat ibu kota.
Tak hanya berfungsi sebagai fasilitas transportasi, Stasiun Monas juga dirancang menghadirkan pengalaman baru bagi para pengguna dengan mengusung konsep modern yang berpadu dengan identitas Jakarta.

Berbagai elemen arsitektur dan ruang publik di dalam stasiun disiapkan untuk memberikan kenyamanan sekaligus menjadi daya tarik tersendiri.
Dikutip dari akun Instagram @mrtjkt, fasad salah satu entre bahkan telah berdiri kokoh seiring dengan berjalannya kesiapan beragam fasilitas di dalam area concourse maupun platform stasiun.
Salah satu fasilitas yang cukup mencuri perhatian adalah sunken entrance, pelataran menuju kedalaman.
Desain entre terbesar (grand entrance) Stasiun Monas dibuat 'semi tenggelam' agar tidak mengganggu pandangan langsung pengunjung ke arah Monumen Nasional (Monas).
Sebagai upaya memitigasi adanya potensi banjir di sekitar sunken entrance, level akses dibuat lebih tinggi dari level permukaan jalan disekitarnya.

Sunken entrance ini juga dilengkapi dengan pintu anti banjir (flood barrier) ganda, berupa automatic flip-up flood gate (pintu penahan banjir otomatis yang akan membentang ke atas) dan flood shutter (pintu penghalang banjir).
Kemudian yang tak kalah mencuri perhatian karena adanya skylight, celah pandang langit kota.
Desain sunken entrance kemudian dipercantik dengan adanya skylight, yang menghadirkan pencahayaan alami ke dalam area stasiun.
Skylight ini memiliki diameter 10 meter, dibangun menggunakan struktur baja yang kokoh.
Meski memaksimalkan cahaya alami, skylight ini menggunakan kaca low-emissivity (low-e) untuk membantu membatasi panas yang masuk ke dalam stasiun, sehingga area di bawahnya tetap terasa lebih nyaman.

Lalu ada travelator, kemudahan dalam gerak yang bisa membantu pelanggan agar bisa berpindah dengan lebih mudah dan nyaman.
Diketahui, jarak dari area pintu masuk menuju concourse Stasiun Monas cukup panjang, dengan koridor sepanjang +/- 175 meter.***
Share this article
Progres ini menjadi tanda semakin dekatnya penyelesaian salah satu simpul transportasi massal di pusat ibu kota.