Rusia Memveto Resolusi PBB, China dan India Memilih Abstrain Terhadap Tindakan Kremlin

Duta Besar Rusia untuk PBB Vasily Nebenzya menghadiri pemungutan suara di DK PBB mengenai resolusi untuk tidak mengakui pencaplokan Rusia atas empat wilayah Ukraina pada 30 September [Spencer Platt/Getty Images/AFP]

Duta Besar Rusia untuk PBB Vasily Nebenzya menghadiri pemungutan suara di DK PBB mengenai resolusi untuk tidak mengakui pencaplokan Rusia atas empat wilayah Ukraina pada 30 September [Spencer Platt/Getty Images/AFP]

AYOJAKARTA.COM – Rusia telah menggunakan hak veto di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk menggagalkan rancangan resolusi yang berusaha mengutuk mengambil alih wilayah di Ukraina.

Akan tetapi kerabat dekat Moskow, China dan India lebih memilih untuk abstain daripada memilih menentang resolusi yang mengutuk tindakan Kremlin di Ukraina.

Dilansir dari laman Aljazeera, Duta besar Amerika Serikat untuk PBB Linda Thomas-Greenfield memperkenalkan resolusi pada pertemuan Dewan Keamanan pada hari Jum’at, yang meminta negara-negara anggota untuk tidak mengakui status Ukraina yang berubah dan mewajibkan Rusia untuk menarik pasukannya.

 Baca Juga: Netizen Anggap Ibunya Seperti Pembantu, Aktris Blasteran Ini Segera Turun Tangan

Sebelumnya, pencaplokan terbesar di Eropa sejak Perang Dunia II dilakukan ketika Presiden Rusia Vladimir Putin memproklamirkan kekuasaan Rusia atas empat wilayah yang membentuk 15 persen wilayah Ukraina.

Resolusi tersebut yang disponsori bersama oleh AS dan Albania, menyerukan kecaman terhadap referendum "ilegal" yang diadakan di bagian Ukraina yang diduduki Rusia dan agar semua negara tidak mengakui perubahan apapun pada perbatasan Ukraina.

Resolusi itu juga meminta Rusia untuk segera menarik pasukan dari Ukraina, mengakhiri invasi yang diluncurkan pada 24 Februari.

Baca Juga: Nonton Siaran Langsung Dewa United vs Rans Nusantara FC BRI Liga 1, Kick Off Jam 16.00 WIB Klik di Sini! 

Sepuluh negara memberikan suara mendukung resolusi tersebut, sementara China, Gabon, India, dan Brasil abstain.

“Tidak ada satu negara pun yang memilih Rusia. Tidak satu pun," kata Thomas-Greenfield kepada wartawan setelah pertemuan itu, seraya menambahkan bahwa abstain "jelas bukan pembelaan Rusia".

Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia, yang mengangkat tangannya untuk menunjukkan satu-satunya suara menentang resolusi tersebut, berpendapat bahwa daerah-daerah, di mana Moskow telah merebut wilayah dengan paksa dan di mana pertempuran masih berkecamuk, memilih untuk menjadi bagian dari Rusia.

 Baca Juga: Bjorka Muncul Ditengah Isu KDRT yang Dialami Lesti Kejora, Ancam Bongkar Masa Lalu Rizky Billar

"Tidak akan ada jalan untuk mundur karena rancangan resolusi hari ini akan mencoba memaksakan," kata Nebenzia dalam pertemuan itu.

Duta Besar Ukraina untuk PBB Sergiy Kyslytsya mengatakan satu tangan yang menentang resolusi itu "sekali lagi bersaksi tentang isolasi Rusia dan upaya putus asanya untuk menyangkal kenyataan dalam komitmen bersama kita, mulai dari piagam PBB".

Utusan Inggris, Barbara Woodward, mengatakan Rusia telah "menyalahgunakan hak vetonya untuk membela tindakan ilegalnya" tetapi mengatakan aneksasi itu "tidak memiliki efek hukum".

 Baca Juga: Link Live Streaming Bola Dewa United vs Rans Nusantara FC BRI Liga 1 Hari Ini Pukul 16.00 WIB, Tonton di Sini!

"Ini adalah fantasi," tambahnya.

Sebelumnya Presiden Rusia, Vladimir Putin telah mengumumkan mengambil alih kekuasaan dari empat wilayah bagian di Ukraina saat berbicara dalam upacara di Kremlin Jumat, 30 September 2022.

Putin juga mengatakan bahwa dirinya tidak ragu Parlemen Rusia mendukung pembentukan empat wilayah baru di Rusia yakni Donetsk, Kherson, Luhansk, dan Zaporizhzhya.

Baca Juga: Nonton Siaran Langsung Borneo FC vs Madura United BRI Liga 1 Kick Off Jam 15.30 WIB, Klik di Sini! 

Presiden Rusia tersebut mengatakan bahwa Moskow siap untuk kembali ke negosiasi damai dengan Kyiv, namun dirinya tidak akan mencabut hasil referendum.

Pada 23-27 September 2022, wilayah separatis Ukraina di Donetsk dan Luhansk serta bagian Zaporizhzhya dan Kherson yang dikuasai Rusia mengadakan referendum untuk bergabung dengan Rusia. Referendum itu dikutuk komunitas internasional. Negara-negara Eropa dan Amerika Serikat menyebutnya "palsu" dan tidak akan diakui.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:11 WIB

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Kamis 4 Juni 2026: 4 Wilayah Serentak Hujan Sore hingga Malam Hari

Informasi seputar prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada hari Kamis, 4 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara

News 03 Jun 2026, 17:51 WIB

Kasus Jual Beli SPPG? Mantan Petinggi BGN: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Ditahan Kejagung!

Setelah dicopot, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibawa ke mobil pada Rabu, 3 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 17:24 WIB

Ironi Transisi Energi, Saat Kurs Rupiah Rp17.000 Ikut Mengerek Harga Biodiesel dan Bioetanol

Transisi energi Indonesia terganjal kurs rupiah di atas Rp17.000/USD. Meski bahan baku lokal, biaya konversi bioetanol & biodiesel Juni 2026 pakai denominasi dolar AS, bikin harga BBN rapuh & mahal.

Pendidikan 03 Jun 2026, 17:18 WIB

SPMB SMP DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Batas Waktu Verifikasi Akun

Tahapan prapendaftaran SPMB Jakarta 2026 ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 10 Juni 2026.

Otomotif 03 Jun 2026, 17:05 WIB

Awas Ketinggalan! Program Pemutihan Pajak dari Bapenda DKI Hanya 3 Bulan Saja Loh, Catat Tanggalnya Ya...

Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI memberikan keringanan untuk penghapusan sanksi PKB dan BBNKB mulai 1 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 16:27 WIB

Siapa Saja Sosok Pimpinan Baru di Badan Gizi Nasional? Intip Profilnya

Presiden Prabowo rombak total pimpinan Badan Gizi Nasional akibat program Makan Bergizi Gratis rapor merah (20rb kasus keracunan & 98% dapur ilegal). Nanik S. Deyang ditunjuk jadi Kepala BGN baru.

Nasional 03 Jun 2026, 15:42 WIB

Badan Gizi Nasional Diguncang Geledah Kejagung dan Perombakan Total, Ada Apa?

Presiden Prabowo copot Kepala BGN Dadan Hindayana akibat rapor merah program Makan Bergizi Gratis (20 ribu kasus keracunan). Kantor BGN pun digeledah Kejagung terkait dugaan korupsi dan unit ilegal.

Bisnis 03 Jun 2026, 15:18 WIB

Gandeng Pertamina Patra Niaga JBB, Kelompok Kampung Sirih Mandiri Finansial Berkat Bisnis Ecoprint

Pertamina Patra Niaga Regional JBB gelar Pelatihan Ecoprint di Kampung Sirih Serpong demi bangun ekonomi sirkular dan SDGs.

Teknologi 03 Jun 2026, 15:17 WIB

Fitbit Air Resmi Meluncur, Gelang Pintar Google Tanpa Layar dan Bebas Biaya Langganan

Google merilis Fitbit Air, gelang kesehatan tanpa layar seberat 12 gram seharga Rp2,6 juta. Berfitur lengkap, tahan air 50m, baterai 7 hari, dan tanpa biaya langganan bulanan untuk fitur intinya.

Gadget 03 Jun 2026, 14:43 WIB

In This Economy, Infinix HOT 70 Hadir dengan Harga Murah Meriah tapi Spesifikasi Mengejutkan

Infinix HOT 70 hadir dengan bodi tipis 7,49mm, baterai 6000mAh, Helio G100, dan kamera 50MP yang bagus. Meski layar masih HD, David GadgetIn merekomendasikan varian 4/128GB (Rp2,2 juta).

Viral 03 Jun 2026, 14:04 WIB

KPID DKI Jakarta Respons Kasus Viral Tayangan JakTV yang Jadi Sorotan Publik

Sebagai bentuk respons laporan dari warganet mengenai siaran JakTV pada Senin (1/6) sekitar pukul 09.12 WIB yang menuai sorotan publik.

Metropolitan 03 Jun 2026, 13:43 WIB

Daerah Luar DKI Bisa Daftar! Pemprov Jakarta Gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit di 2 Rumah Sakit Ini

Sudah berlangsung sejak tahun 2025, Pemprov DKI Jakarta kembali gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit, kini bertajuk Bakti Kesehatan Lima Abad Jakarta.

Jakarta Selatan 03 Jun 2026, 13:35 WIB

Paling Banyak Bulan April, Sudinhub Jakarta Selatan Tindak 1.337 Kendaraan yang Lakukan Pelanggaran Lalu Lintas!

Sebanyak 1.337 kendaraan yang melanggar peraturan lalu lintas berhasil diamankan oleh Suku Dinas Pehubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan dalam kurun waktu 5 bulan hingga Mei 2026.

Jakarta Barat 03 Jun 2026, 13:27 WIB

Upaya Kurangi Bau Sampah, Kelurahan Duri Jakarta Barat Lakukan Uji Coba Penggunaan Cairan Eco Lindi!

Upaya untuk mengurangi dampak bau dari sampah, Kelurahan Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat lakukan uji coba pemanfaatan cairan eco lindi di depo sampah Jalan Duri Utara III pada Rabu, 3 Juni 2026.