BERLIN, AYOJAKARTA.COM -- Kanselir Jerman Angela Merkel mengumumkan pelonggaran kebijakan lockdown. Meski begitu, dirinya tetap menegaskan bahwa negaranya akan langsung memperketat status lockdown kembali jika kasus penularan virus corona Covid-19 kembali melonjak. Diketahui, Jerman sudah menerapkan kebijakan lockdown sejak Maret.
Pada Rabu (7/5/2020), Merkel menyatakan bahwa fase pertama pandemi telah berakhir. Namun, Merkel tetap mengingatkan rakyatnya untuk tidak jemawa. Menurutnya, masih ada jalan panjang dalam pertempuran melawan virus yang telah menghancurkan ekonomi terbesar Eropa tersebut.
"Kami berada pada titik di mana tujuan kami untuk memperlambat penyebaran virus telah tercapai dan kami telah mampu melindungi sistem kesehatan kami, sehingga memungkinkan untuk membahas dan menyepakati langkah-langkah pelonggaran lebih lanjut," kata Merkel sebagaimana dilansir Reuters.
Nantinya, di bawah langkah-langkah yang disepakati dengan 16 pemimpin negara federal Jerman, warga Jerman antar dua rumah tangga akan diizinkan untuk bertemu. Selain itu, toko dan pusat bisnis akan kembali dibuka.
Sekolah-sekolah juga akan mengadakan pelatihan dan edukasi mengenai darurat penanggulangan virus. Selain itu, panti jompo juga akan diizinkan menerima kunjungan. Akan tetapi, pedoman memakai masker di tempat umum dan menjaga jarak 1,5 meter satu sama lain tetap diberlaklukan
Selain itu, Merkel juga mengatakan bahwa pemerintah Jerman akan mengizinkan digelarnya kembali kompetisi sepak bola Bundesliga pada paruh kedua Mei.
Merkel juga mengungkapkan bahwa negaranya akan memperketat kebijakan lockdown kembali jika suatu daerah mencatat lebih dari 50 infeksi baru per 100.000 penduduk dalam tujuh hari. "Jika sesuatu terjadi, kami tidak akan menunggu sampai menyebar ke seluruh republik, tetapi kami akan bertindak secara lokal," kata Merkel.
"Kita sekarang menghadapi fase di mana akan ada lebih banyak (orang-ke-orang) kontak daripada kasusnya sampai sekarang. Kami mengikuti langkah yang berani. Kita bisa menjadi sedikit berani tetapi kita harus tetap berhati-hati,” ujarnya. (Ilham Sigit)

Share this article
Kanselir Jerman Angela Merkel mengumumkan pelonggaran kebijakan lockdown.