AYOJAKARTA.COM - Kantor Pers Takhta Suci mengumumkan pada Jumat (10/5/2024) bahwa Paus Fransiskus akan mengunjungi tiga negara di Asia dan satu di Oseania pada awal September 2024.
Perjalanan Apostolik ini akan menjadi yang ke-45 ke luar negeri setelah menerima undangan dari para kepala negara dan otoritas gereja setempat.
Menurut pengumuman tersebut, Paus dijadwalkan terbang dari Roma pada 2 September dan kembali pada 13 September 2024.
Rencananya, Paus akan mengunjungi Indonesia, Papua Nugini, Timor-Leste dan Singapura.
Baca Juga: Presiden Jokowi Resmi Undang Paus Fransiskus ke Indonesia Bulan September
Perjalanan dimulai dengan kunjungan ke Jakarta, Ibu Kota Indonesia di mana Paus Fransiskus akan mendarat pada tanggal 3 September dan menghabiskan waktu hingga 6 September 2024.
Selanjutnya Paus akan terbang ke Port Moresby, Ibu Kota Papua Nugini dan Vanimo pada 6-9 September, sebelum melanjutkan ke Dili Ibu Kota Timor-Leste pada 9-11 September 2024.
Kunjungan terakhirnya akan berada di Singapura pada 11-13 September 2024.
Meskipun program lengkap Perjalanan Apostoliknya belum dipublikasikan, populasi Katolik lokal di setiap negara menjadi perhatian utama.
Indonesia yang merupakan negara dengan populasi muslim terbesar di dunia memiliki lebih dari 8 juta umat Katolik atau sekitar 3,1 persen dari total populasi.
Sementara itu, sekitar 32 persen penduduk Papua Nugini adalah umat Katolik dengan jumlah sekitar 2 juta jiwa.
Di Timor-Leste, mayoritas populasi adalah umat Katolik yang mencapai 96 persen dengan lebih dari 1 juta orang.
Sedangkan Singapura memiliki sekitar 395.000 umat Katolik yang mewakili sekitar 3 persen dari total populasi.
Baca Juga: Daftar Universitas Katolik Terbaik di Indonesia, Pilihan Bila Gagal di SNPMB 2024
Paus Fransiskus pertama kali menyebutkan kemungkinan perjalanan ke wilayah tersebut pada Desember 2023.
Dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi Meksiko N+, Paus menyatakan harapannya untuk mengunjungi Polinesia pada bulan Agustus 2024 dan negara asalnya Argentina di akhir tahun.
Pada Januari 2024, Paus mengkonfirmasi rencananya untuk mengunjungi Timor-Leste, Papua Nugini dan Indonesia.
Sementara itu, Pemerintah Indonesia sangat menyambut baik kedatangan pemimpin agama Katolik tersebut.
Baca Juga: Yudi Latif: Kalau Umat Katolik Bahagia, Pengikut Agama Apapun Ikut Bahagia
Dikutip ayojakarta.com dari situs Kementerian Luar Negeri pada Jumat (10/5/2024), kunjungan Paus ke Indonesia tak hanya memiliki makna penting bagi umat Katolik tetapi juga bagi seluruh rakyat Indonesia.
Diharapkan kunjungan ini akan memperkuat pesan toleransi, persatuan dan perdamaian dunia.
Sejak 2020, Paus Fransiskus telah merencanakan kunjungan ke Indonesia, namun sayangnya belum dapat terlaksana karena adanya pandemi Covid-19.
Bersama dengan Takhta Suci Vatikan dan berbagai pemangku kepentingan terkait, Pemerintah Indonesia terus berupaya melakukan persiapan kunjungan ini dengan baik, menegaskan komitmen untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan selama kunjungan berlangsung.***

Share this article
Bawa pesan toleransi dan perdamaian dunia, catat jadwal kedatangan Paus Fransiskus di Jakarta tahun ini.