JAKARTA BARAT, AYOJAKARTA.COM -- Samsat Jakarta Barat memperoleh pemasukan lebih dari Rp 30 juta dalam satu jam pelaksanaan Operasi Zebra Jaya 2019 di Kawasan Tomang, Grogol Petamburan.
Kepala Unit Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Jakbar Joko Pujiyanto mengatakan, angka itu berasal dari 10 kendaraan yang melunasi pajaknya saat terjaring operasi.
''Ada sepuluh kendaraan yang membayar pajaknya. Saat Operasi Zebra hari ini mencapai Rp 30.479.800,'' katanya, Jumat (1/11/2019).
Joko memaparkan, pemasukan sebanyak Rp 29.006.300 didapat dari empat mobil yang diketahui menunggak pajak. Sedangkan Rp 1.473.500 dari enam sepeda motor yang melakukan pelanggaran lalu lintas.
AYO BACA : Kena Operasi Zebra, Pelanggar Bisa Langsung Sidang di Tempat
Menurut Joko, adanya Operasi Zebra Jaya turut membantu memenuhi target penerimaan pajak tahunan. Sejauh ini penerimaan pajak kendaraan sudah mencapai 80 persen dari target.
''Hingga 31 Oktober kemarin untuk PKB sudah sebesar 81,43 persen atau Rp 1.522.728.837.357. Sedangkan untuk BBNKB sebesar 80,29 persen atau Rp 940.264.914.050,'' paparnya.
Meski kurang dua bulan lagi hingga akhir tahun 2019, Joko optimistis target penerimaan pajak kendaraan di Jakbar bisa tercapai.
Salah satu upaya dengan menghadirkan mobil Samsat Keliling Jakbar untuk mengakomodir pengendara yang belum membayar pajak.
''Samsat Jakarta Barat berupaya menggenjot penerimaan pajak, mulai dari lakukan door to door ke alamat penunggak pajak hingga bersinergi dengan kepolisian saat melakukan razia,'' jelas Joko.

Share this article
Samsat Jakarta Barat memperoleh pemasukan lebih dari Rp 30 juta dalam satu jam pelaksanaan Operasi Zebra Jaya 2019 di Kawasan Tomang, Grogol Petamburan.