AYOJAKARTA.COM - Aksi demonstrasi yang melibatkan pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (STM) di sekitar Stasiun Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (28/8/2025), mengakibatkan lumpuhnya jalur Kereta Rel Listrik (KRL) Tanah Abang–Palmerah.
Massa yang awalnya berencana melakukan aksi di depan Gedung DPR terlibat bentrokan dengan aparat kepolisian, sehingga mengganggu kelancaran transportasi publik maupun arus lalu lintas di kawasan tersebut.
Berdasarkan pantauan lapangan yang disiarkan secara live di media sosial TikTok, situasi semakin kacau setelah kerumunan warga ikut berhenti menyaksikan bentrokan.
Baca Juga: Info Pengalihan Rute Transjakarta Selama Demo Buruh Berlangsung di Gedung DPR
Kondisi ini memperparah kemacetan di ruas jalan Pejompongan–Palmerah. Suara letusan petasan dan tembakan gas air mata terdengar bersahut-sahutan, menimbulkan kepanikan di antara pengguna jalan maupun penumpang KRL.
Seorang saksi mata mengatakan bahwa meski polisi sudah menembakkan gas air mata, pelajar masih bertahan dengan melancarkan serangan petasan.
PT KAI Commuter langsung merespons situasi ini dengan melakukan rekayasa pola operasi perjalanan Commuter Line.
Sejumlah rangkaian KRL yang seharusnya melintas dan berakhir di Stasiun Tanah Abang, kini hanya bisa beroperasi sampai Stasiun Palmerah atau Kebayoran.
Baca Juga: Ini Celah Dewa United yang Bisa Dieksploitasi Persija Jakarta dalam Lanjutan Super League
Hal ini dilakukan demi keselamatan penumpang dan kelancaran perjalanan di lintas lainnya.
Berikut Update Rekayasa Pola Operasi Commuter Line Imbas Aksi Demo hari ini, dilansir dari akun Instagram @commuterline.
- Commuter Line 1751 (Parung Panjang - Tanah Abang) perjalanan hanya sampai Stasiun Palmerah kembali sebagai CL 1752 (Palmerah-Rangkasbitung)
- Commuter Line 1753 (Rangkasbitung - Tanah Abang) perjalanan hanya sampai Stasiun Palmerah kembali sebagai CL 1754 (Palmerah - Tigaraksa)
- Commuter Line 1757 (Rangkasbitung - Tanah Abang) perjalanan hanya sampai Stasiun Palmerah kembali sebagai CL 1754 (Palmerah - Tigaraksa)
- Commuter Line 1759 (Parung Panjang - Tanah Bang) perjalanan hanya sampai Stasiun Palmerah kembali sebagai CL 1760 (Palmerah-Rangkasbitung)
- Commuter Line 1761 (Rangkasbitung - Tanah Abang) perjalanan hanya sampai Stasiun Kebayoran kembali sebagai KA 1762 (Kebayoran - Tigaraksa)
- Commuter Line 1765 (Rangkasbitung - Tanah Abang) perjalanan hanya sampai Stasiun Kebayoran kembali sebagai CL 1766 (Kebayoran - Parung Panjang)
- Commuter Line 1767 (Parung Panjang - Tanah Abang) Perjalanan hanya sampai Stasiun Palmerah kembali sebagai CL 1768 (Palmerah - Rangkasbitung)
- Commuter Line 1769 (Rangkasbitung - Tanah Abang) perjalanan hanya sampai Stasiun Palmerah kembali sebagai CL 1770 (Palmerah - Rangkasbitung)
- Commuter Line 1771 (Rangkasbitung - Tanah Abang) perjalanan hanya sampai Stasiun kebayoran kembali sebagai KA 1772 (Kebayoran - Parung Panjang)
- Commuter Line 1773 (Parung Panjang - Tanah Abang) perjalanan hanya sampai Stasiun Palmerah kembali sebagai CL 1774 (Palmerah - Rangkasbitung)
- Commuter Line 1777 (Tigaraksa - Tanah Abang) perjalanan hanya sampai Stasiun Palmerah kembali sebagai CL 1778 (Palmerah - Rangkasbitung)
- Commuter Line 1779 (Rangkasbitung - Tanah Abang) perjalanan hanya sampai Stasiun Kebayoran kembali sebagai CL 1780 (Kebayoran - Tigaraksa)
Dengan adanya rekayasa pola operasi ini, penumpang dihimbau untuk menyesuaikan rencana perjalanan mereka.
PT KAI Commuter juga mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan informasi terbaru melalui aplikasi KRL Access maupun media sosial resmi agar tidak terjebak di tengah situasi darurat.***

Share this article
Aksi demo pelajar di sekitar DPR lumpuhkan KRL Tanah Abang–Palmerah. PT KAI Commuter lakukan rekayasa pola operasi, sebagian perjalanan hanya sampai Palmerah/Kebayoran.