TEBET, AYOJAKARTA -- Polisi akan memberlakukan penutupan 27 titik pintu keluar tol di Jawa Tengah, untuk membatasi pergerakan warga dari Jakarta menuju wilayah tersebut.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, penutupan pintu tol tersebut akan berlaku mulai tanggal 16-22 Juli 2021.
"Karena apa? Karena banyak juga masyarakat Jakarta yang akan berangkat ke Jawa Tengah, terutama ini juga bagian dari antisipasi untuk orang-orang yang mencoba untuk mudik atau berpergian pada masa Idul Adha," ujarnya, Rabu 14 Juli 2021.
Namun, penutupan tersebut hanya berlaku untuk karyawan perusahaan non-ensisial dan non-kritikal.
"27 titik ini ditutup mulai tanggal 16 sampai tanggal 22, itu kemudian diadakan penyekatan. Hanya bisa dilewati oleh karyawan perusahaan kritikal dan esensial," tuturnya.
Sambodo mengimbau agar masyarakat tetap bekerja dari rumah dan mengutamakan protokol kesehatan.
"Upayanya adalah kita meningkatkan prokes 5M maupun 3T, kita berupaya menurunkan mobilitas.Survei menunjukkan kalau kita mau melandaikan angka curva ini maka mobilitas harus turun antara 30 sampai 50 persen, Jakarta? belum sampe penurunan di Jakarta baru diangka 20 persen," jelasnya.
Berikut titik pintu keluar tol yang ditutup:
- Pejagan
- Brebes
- Brebes Barat
- Brebes Timur
- Tegal
- Slawi
- Pemalang
- Pekalongan
- Batang
- Kendal
- Kaliwungu
- Kerapyak
- Boyolali
- Tembalang
- Banyumanik
- Kaligawe
- Gayamsari
- Sragen
- Jatingale
- Srondol
- Ungaran
- Karanganyar
- Gonorejo
- Kemplak

Share this article
Polisi Tutup 27 Pintu Tol Menuju Jawa Tengah, Ini Daftarnya!