GAMBIR, AYOJAKARTA.COM - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharani sering blusukan menemui pemulung hingga gelandangan di bawah kolong jembatan IBu Kota. Aksi tersebut sontak menjadi sosortan publik lantaran Risma dinilai kurang tepat.
Sebagai Menteri, menurut Kolumnis Hersubeno Arief, Risma semeskinya memikirkan hal yang lebih besar ketimbang blusukan. Terlebih, publik menilai posisi Risma blusukan semeskinya dilakukan oleh Dinas Sosial wilayah tersebut.
AYO BACA : 197.380 KK di Kota Bekasi Terima BST
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria pun ikut angkat bicara. Ia menilai, pemulung dan gelandangan yang berada di bawah kolong jembatan Sudirman Thamrin tersebut adalah pemulung dan gelandangan musiman.
Riza juga membeberkan fakta bahwa ada seseorang yang sering dipanggil dengan nama Pak Haji membagikan uang dengan nominal Rp 50 ribu di jam tertentu kepada para pemulung dan gelandangan tersebut.
AYO BACA : Pencairan KJP Tahap 2 Tahun 2020 Mulai Cair Hari Ini, 5 Januari 2021!
"Setelah kita pelajari memang ada pak haji yang selalu, setiap malam itu memberikan uang keliling di situ sebesar Rp 50 ribu," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (5/1/2021).
"Musiman, itu musiman seperti itu terjadi juga waktu awal-awal (pandemi) Covid," ujar Riza
Selain saat awal pandemi, Riza menyebut para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) itu juga kerap datang ketika bulan ramadhan. Masyarakat saat itu kerap berbagi rezeki kepada warga tidak mampu.
"Itu awal ramadhan juga terjadi beberapa tempat seperti di Tanah Abang," jelasnya.
AYO BACA : Selain PKH dan BST, Jawa Timur Juga Bagikan Kartu Sembako

Share this article
Riza juga membeberkan fakta bahwa ada seseorang yang sering dipanggil dengan nama Pak Haji membagikan uang dengan nominal Rp 50 ribu di jam tertentu kepada para pemulung dan gelandangan tersebut.