GAMBIR, AYOJAKARTA.COM -- Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP) Jakarta bekerjasama dengan Badan Ketahanan Pangan, Perumda Pasar Jaya dan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi UKM (DPPKUKM) melakukan Gelar Pangan Murah (GPM).
Tujuan kegiatan itu untuk menyikapi harga telur ayam ras yang saat ini meningkat di seluruh tanah air termasuk DKI Jakarta yang mencapai Rp30 ribu per Kg.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) KPKP, Suharini Eliawati mengatakan, di GPM, harga telur ayam ras yang dijual Rp30 ribu itu bisa ditekan dengan harga Rp24 ribu per Kg. Namun, kata dia, pembeli hanya dapat membeli maksimal 2 Kg telur.
Dia menambahkan, pelaksanaan GPM hanya berlangsung selama dua hari. Dimulai Rabu 23 Desember 2020 hingga hari ini 24 Desember 2020. GPM digelardi lima pasar yakni, Pasar Tomang Barat, Pasar Lenteng Agung, Pasar Cijantung, Pasar Tebet, dan Pasar Palmerah. GMP pada Rabu kemarin, di setiap pasar dijual 500 Kg telur ayam ras.
"Realisasi penjualan pada hari Rabu ini Pasar Tomang Barat 499 Kg, Pasar Lenteng Agung 500 Kg, Pasar Cijantung 336, 5 Kg, Pasar Tebet 454 Kg dan Pasar Palmerah 169, 5 Kg," kata Elly dilansir beritajakarta.id, Kamis (24/12/2020).
Elly melanjutkan, GPM hari ini masih berada di pasar yang sama. Ia berhapar semoga kegiatan ini dapat meringankan beban bagi masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021.
"Alhamdulillah GPM berjalan dengan baik sesuai protokol pengendalian Covid 19. Terima kasih saya sampaikan kepada Perumda Pasar Jaya atas pengawasan dan pengamanannya," pungkasnya.

Share this article
Tujuan kegiatan itu untuk menyikapi harga telur ayam ras yang saat ini meningkat di seluruh tanah air termasuk DKI Jakarta yang mencapai Rp30 ribu per Kg.