GAMBIR, AYOJAKARTA.COM - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, ada pengalihan arus lalu lintas secara situasional di sekitar lingkungan Istana Negara, di Jalan Medan Medeka Utara hari ini, Kamis (15/10/2020).
Itu, kata dia, dilakukan karena akan ada rencana aksi demonstrasi menolak Undang-Undang Omnibus Law - Cipta Kerja yang dilakukan oleh Gerakan Buruh Jakarta (GKJ).
AYO BACA : Kasus Aktif dan Harian Covid-19 di DKI Jakarta Menurun (Update 14 Oktober 2020)
"Situasional, kemarin juga ada (demo) buruh tapi jumlahnya kan nggak banyak," kata Sambodo saat dikonfirmasi.
Menurut Sambodo, pihaknya akan melakukan pengalihan arus lalu lintas apabila jumlah massa aksi di lapangan memang banyak.
AYO BACA : Kota Jakarta Timur Tercatat 2.600 Kasus Aktif Covid-19, Paling Tinggi se-Indonesia!
Namun berdasar informasi yang diterimanya, Sambodo memprakirakan jumlahnya massa buruh yang akan melakukan demo hari ini tak sampai 1.000 orang.
"Yang longmarch juga mungkin nggak banyak. Jadi nanti kita lihat perlu ditutup apa tidak," katanya.
Sejumlah buruh yang tergabung dalam GBJ sebelumnya menyatakan, akan menggelar aksi demonstrasi menolak Undang-Undang Omnibus Law - Cipta Kerja di Istana Negara, pada hari ini.
Mereka terlebih dahulu berkumpul di lima titik, yakni kawasan industri Pulogadung, kawasan industri KBN Cakung, Flyover Pasar Rebo, kawasan industri KBN Marunda, dan Waduk Pluit. Selanjutnya mereka merencanakan melakukan longmarch ke Istana Negara.
AYO BACA : Indonesia Beli Kandidat Vaksin Covid-19 AZD1222 AstraZeneca Oxford University

Share this article
"Situasional, kemarin juga ada (demo) buruh tapi jumlahnya kan nggak banyak," kata Sambodo saat dikonfirmasi.