LEBAK BULUS, AYOJAKARTA.COM -- Proyek pembangunan MRT Fase 2A terus dikebut. Segmen 1 yang menghubungkan Thamrin-Monas ditargetkan selesai lada Maret 2025. Sedangkan segmen 2 diperkirakan bakal rampung pada 2026 mendatang.
Untuk mempercepat pembangunan, Pemprov DKI Jakarta meminta bantuan kepada Jepang. Hal ini diutarakan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria saat meninjau Depo MRT di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (2/10/2020).
AYO BACA : Menkes Bakal Tetapkan Harga Swab Test Maksimal Rp900 Ribu! Berikut Ketentuannya
Menurut Ariza, Jepang memiliki kemampuan serta pengalaman dalam membangun moda transportasi berbasis rel seperti di MRT Jakarta. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan pembangunan MRT selesai lebih cepat dari target.
“Untuk itu kita membutuhkan dukungan bantuan dari Pemerintah Jepang. Karena menurut jadwal sementara akan selesai pada 2026. Tapi berpotensi mundur ke 2027. Buat kita ini sangat lama, kita akan melakukan terobosan-terobosan untuk melaksanakan ini. Kita tahu di banyak negara, MRT atau subway sebagai tulang punggung transportasi di perkotaan, kita akan melakukan percepatan,” kata Ariza.
AYO BACA : 18 Hari PSBB Ketat, 417 Restoran dan Kafe di Jakarta Ditutup Sementara
Pada kesempatan ini Ariza juga memantau langsung operasional MRT. Menurutnya, operasional MRT di Jakarta sudah memiliki standard dunia, seperti ketepatan waktu, pelayanan, dan berbagai fasilitas pendukung lainnya.
"Ini jadi kebanggaan kita. Tidak hanya jadi kebanggaan Jakarta tapi juga kebanggaan bangsa kita. Kita bisa sejajar dengan bangsa lain memastikan kita memiliki transportasi publik yang layak dan membanggakan,” ungkapnya.
Untuk diketahui, progres pembangunan fisik MRT Jakarta fase 2A segmen 1 saat ini telah mencapai 8,157 persen. Adapun pekerjaan yang tengah dilakukan meliputi relokasi pohon, rekayasa lalu lintas di Jalan Thamrin, pembongkaran JPI BI, dan lainnya.

Share this article
Proyek pembangunan MRT Fase 2A terus dikebut. Segmen 1 yang menghubungkan Thamrin-Monas ditargetkan selesai lada Maret 2025.