MATRAMAN, AYOJAKARTA.COM -- Pemprov DKI Jakarta berencana menambah kapasitas tempat tidur ruang isolasi dan ICU di rumah sakit rujukan. Penambahan ini untuk menampung pasien Covid-19 yang terus bertambah setiap hari.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Fify Mulyani dalam dialog daring oleh BNPB, Senin (28/9/2020). Menurutnya, saat ini DKI Jakarta memiliki 4.824 tempat tidur isolasi dan 725 ICU.
AYO BACA : Kapolres Bekasi Tak Ingin Penyegelan Kafe Terulang Lagi
"Kami akan menambah ruang isolasi sebanyak 94 bed lagi dan ICU akan ditambah 2 bed," kata Fify.
Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga menambah rumah sakit rujukan baru. Total kapasitas ruang isolasi tambahan ini sebanyak 553 dan 28 ruang ICU.
AYO BACA : Tiga Alasan Utama Seseorang Tidak Patuhi Protokol Kesehatan
"Kemudian penambahan rumah sakit rujukan baru sedang berproses, itu ada 553 bed isolasi dan 28 bed ICU," jelasnya.
Kemudian, untuk mengantisipasi lonjakan pasien, DKI Jakarta akan menggunakan hotel untuk isolasi mandiri. Saat ini ada dua hotel yang sudah siap menampung pasien Covid-19.
"Kami sudah buka dua hotel yaitu Ibis Style Mangga Dua dan U Stay di Mangga Besar," imbuhnya.
AYO BACA : Doni Monardo: Covid-19 Bukan Rekayasa dan Konspirasi Global

Share this article
Pemprov DKI Jakarta berencana menambah kapasitas tempat tidur ruang isolasi dan ICU di rumah sakit rujukan.