GAMBIR, AYOJAKARTA.COM -- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengaku bersyukur lantaran mendapatkan relawan medis baru 1.173 orang. Para relawan ini nantinya akan disebar di sejumlah rumah sakit dan fasilias kesehatan untuk menangani Covid-19.
"Ketika Anda memilih secara sukarela profesional, mengurusi pasien COVID-19, Anda memilih untuk berada di medan pertempuran penuh risiko. Atas nama pemerintah, saya sampaikan terimakasih dan apresiasi kepada teman-teman semua," kata Anies, Selasa (8/9/2020).
AYO BACA : Sebelum Bertugas, 1.173 Relawan Medis di Jakarta Jalani Rapid Test
Anies menuturkan, relawan medis penanggulangan Covid-19 merupakan pejuang kemanusiaan untuk menyelamatkan nyawa sesama. Oleh sebab itu, Anies mendoakan para relawan tetap sehat selama bertugas.
"Ini menjadi bukti bahwa ibu kita masih melahirkan pejuang, ibu kita masih terus membesarkan orang yang peduli dan mau bekerja menyelamatkan nyawa sesama," ujarnya.
AYO BACA : Pandemi Covid-19 Masih Panjang, Anies Ingatkan Relawan Medis Jaga Stamina
Untuk diketahui, rincian tenaga medis yang menjadi relawan di antaranya Dokter spesialis paru 2 orang, Dokter spesialis penyakit dalam 1 orang, Dokter spesialis anestesi 1 orang, dokter spesialis anak 1 orang, Dokter spesialis Obgyn 3 orang, dokter umum 140 orang, perawat 740 orang, perawat IPCN 4 orang, dan bidan sebanyak 12 orang.
Kemudian, tenaga penunjang kesehatan di bidang Radiografer sebanyak 14 orang, pranata laboratorium 118 orang, penyuluh kesehatan 89 orang, dan surveilans sebanyak 49 orang.
Para relawan medis ini nantinya akan bertugas di sejumlah rumah sakit dan fasilitas kesehatan di Jakarta. Dengan adanya tambahan tenaga medis ini, diharapkan penanganan Covid-19 di Ibu Kota semakin optimal.
AYO BACA : Gunakan APBD DKI Jakarta, Ini Besaran Gaji 1.173 Relawan Medis Penanganan Covid-19

Share this article
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengaku bersyukur lantaran mendapatkan relawan medis baru 1.173 orang. Para relawan ini nantinya akan disebar di sejumlah rumah sakit dan fasilias kesehatan untuk menangani Covid-19.