GONDANGDIA, AYOJAKARTA.COM - Angka kasus corona masih tinggi. Hari ini, Minggu (26/7/2020), DKI masih menjadi wilayah dengan keterjangkitan tertinggi secara nasional yakni terdapat penambahan 384 kasus dalam 24 jam terakhir.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta orang tua menyadari bahaya risiko penularan Covid-19 kepada anak. Sehingga, orang tua tidak memaksakan membawa anak keluar jauh dari rumah.
AYO BACA : Lima Wilayah Besar Kasus Sebaran Corona di Indonesia
Mengingat, saat ini banyak orang tua yang berpergian jauh dari rumah dengan membawa serta anak mereka yang masih kecil. Padahal, bahaya Covid-19 masih mengintai dan rentan terhadap anak.
"Jadilah orang tua yang bertanggung jawab, yang sadar bahwa anak-anak punya risiko," kata Anies kepada wartawan di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (26/7/2020).
AYO BACA : Anies Klaim Pengunjung CFD Sudirman-Thamrin Berkurang
Anies mengatakan, bagi orang tua sebaiknya membawa anak keluar sebatas di lingkungan sekitar rumah demi menjaga buah hati tidak terpapar Covid-19.
"Karena itu kalau bawa anak-anak di lingkungan sekitar rumah saja, yang dekat dari rumah, di kampungnya, di kompleknya sehingga jauh lebih aman daripada dibawa keluar," ujar Anies.
Catatan Redaksi: Jika anda merasakan gejala klinis awal Covid-19 seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas, untuk memastikannya atau mengetahui informasi yang benar perihal virus ini bisa menghubungi nomor hotline Posko KLB Dinkes DKI, baik melalui sambungan telepon maupun Whatsapp: 081388376955. Sementara, untuk nomor kegawatdaruratan dapat menghubungi 112 atau 119.
Bagi masyarakat di luar Jakarta, bisa menghubungi nomor hotline Kementerian Kesehatan RI di 021-5210411 atau nomor 081212123119.
Pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang efektif adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer dengan kadar alkohol 70-80 persen adalah alternatif.
AYO BACA : Hari Ketiga Operasi Patuh Jaya, Polisi Tilang 1.622 Pengendara Melanggar

Share this article
"Jadilah orang tua yang bertanggung jawab, yang sadar bahwa anak-anak punya risiko," kata Anies kepada wartawan di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (26/7/2020).