GAMBIR, AYOJAKARTA.COM - Jumlah pasien Covid-19 di Jakarta yang diisolasi di rumah sakit rujukan dalam sepekan meningkat. Hal ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat menyampaikan evaluasi PSBB transisi fase 1.
"Dalam seminggu terakhir ada kenaikan jumlah pasien yang menempati tempat tidur isolasi. Dari 34 % menjadi 45%. Memang masih separuh dari kapasitas tapi ada kenaikan 11 persen dalam seminggu terakhir," kata Anies, Kamis (16/7/2020).
Anies mengatakan, jumlah tempat tidur yang disediakan untuk merawat pasien Covid-19 di Jakarta berjumlah 4.556 yang tersebar di 67 rumah sakit rujukan. Menurutnya, jumlah pasien yang dirawat bertambah lantaran banyak ditemukan kasus positif Covid-19 baru.
Meski demikian, kata Anies, jumlah ruangan ICU justru turun 6% dalam sepekan terakhir. Artinya, jumlah pasien dengan gejala berat berkurang sehingga tidak perlu dirawat di ruang ICU.
"Ruang ICU justru turun dari 31%, dalam pekan ini turun jadi 25%. Artinya, jumlah pasien dengan gejala berat Alhamdulillah menurun. Karena yang bergejala berat inilah yang ditangani ICU," jelasnya.
Kemudian, Anies berpesan kepada seluruh warga Jakarta agar tidak meremehkan Covid-19. Anies mewanti-wanti bahwa virus ini masih menjadi ancaman yang sangat serius.
"Jangan pernah anggap enteng, jangan anggap tidak mungkin terpapar. Begitu banyak orang yang menganggap enteng di kemudian hari dia menyesal. Saya ingatkan warga Jakarta jangan lengah. 66% dari kasus positif dalam seminggu terakhir adalah mereka yang tidak bergejala," imbuhnya.

Share this article