JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Direktur Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS), Yusuf Wibisono meminta kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day ditutup kembali. Menurut Yusuf, kegiatan yang memicu kerumunam massa berpotensi terjadi penularan Covid-19.
Yusuf menuturkan, Pemprov DKI semestinya tidak membuat kebijakan yang tergesa-gesa mengingat kondisi Jakarta belum aman dari Covid-19.
AYO BACA : Apa Kata Pengunjung CFD Minggu Pagi Ini Setelah PKL Ditata?
"Car free day adalah kegiatan sosial budaya sekaligus olahraga, yang termasuk kategori kegiatan nonesensial, semestinya tidak perlu dibuka tergesa-gesa," kata Yusuf saat dihubungi Ayojakarta.com, Rabu (24/6/2020).
Oleh karena itu, Yusuf meminta Pemprov DKI lebih baik menutup kembali car free day Jakarta. Membuka CFD menurutnya sangat berisiko tinggi yang dapat membahayakan warga Jakarta.
AYO BACA : Begini Suasana CFD Sudirman-Thamrin Minggu Pagi Ini
"Dengan kondisi pandemi Jakarta yang masih jauh dari mereda membuka kegiatan yang mengundang keramaian dan kerumunan seperti CFD adalah sebuah kebijakan yang gegabah dan beresiko tinggi. Selayaknya CFD ini ditutup kembali dan hanya dibuka ketika pandemi Covid-19 di Jakarta benar-benar telah terkendali," jelasnya.
Untuk diketahui, Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah menutup kembali kegiatan car free day di Jalan Sudirman-Thamrin. Namun Kepala Dishub, Syafrin Liputo menyiapkan 32 lokasi car free day pengganti yang tersebar di sejumlah titik.
"Apa yang terjadi di HBKB kemarin sudah dievaluasi. Hasilnya, kami akan menyiapkan 32 lokasi untuk menggantikan HBKB yang biasa dilaksanakan di Jalan Sudirman - MH. Thamrin," ujar Syafrin, Rabu (24/6/2020).
Dari 32 lokasi pengganti tersebut, lanjut Syafrin, ada 7 lokasi HBKB wilayah yang ditetapkan dan 25 ruas jalan sebagai tempat berolahraga warga. Nantinya, Pemprov DKI Jakarta juga akan mengerahkan petugas pengawas dari Dishub dan Satpol PP Provinsi DKI Jakarta. Masyarakat juga diimbau untuk terus disiplin menerapkan protokol kesehatan.
AYO BACA : Protokol Kesehatan CFD DKI Jakarta: Jalur Pelari, Sepeda, dan Pejalan Kaki Dipisah
.jpg)
Share this article
Direktur Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS), Yusuf Wibisono meminta kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day ditutup kembali. Menurut Yusuf, kegiatan yang memicu kerumunam massa berpotensi terjadi penularan Covid-19.