JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengemukakan, total ada 11.630 kendaraan yang dipaksa putar balik karena nekat mudik di tengah pandemi virus corona. Hitungan itu berasal dari penertiban Operasi Ketupat dan Larangan Mudik Tahun 2020 usai 11 hari berjalan.
Dirincikan Sambodo, ada 10.155 kendaraan mobil dan 1.475 sepeda motor yang ngeyel mau mudik. Mereka mencoba keluar dari wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi atau Jadetabek.
\"Itu berdasar giat operasi yang dilakukan di pos pengamanan terpadu yang didirikan di gerbang pintu Tol Bitung arah Merak dan Pintu Tol Cikarang Barat arah Jawa Barat, serta 16 pos pemantau terpadu lainnya yang tersebar di jalan arteri di wilayah Jadetabek,\" Sambodo kepada wartawan, Selasa (5/5/2020).
AYO BACA : Larangan Mudik, Bus dari Kalideres Dipaksa Putar Balik saat Lewati Perbatasan Semarang
Sambodo menjelaskan, sebagian besar dari pengendara sepeda motor diputar balik saat hendak keluar wilayah kabupaten Bekasi menuju Karawang melalui jalan arteri Kedung Waringin.
Sebagimana diketahui, Presiden Joko Widodo alias Jokowi melarang masyarakat untuk mudik lebaran sebagai upaya pencegahan penyebaran pandemi Covid-19. Aturan tersebut resmi diberlakukan sejak 24 April 2020.
Polda Metro Jaya sendiri telah mendirikan 18 pos pengamanan terpadu dalam rangka Operasi Ketupat dan Larangan Mudik Tahun 2020. Sebanyak 18 pos pemantauan tersebut tersebar di titik-titik perbatasan wilayah Jakarta.
AYO BACA : Langgar Larangan Mudik, 340 Kendaraan Diperintahkan Putar Balik
Dari 18 pos pengamanan dua di antaranya didirikan di gerbang pintu tol utama keluar wilayah Jakarta, yakni pintu Tol Cikarang Barat arah Jawa Barat, dan pintu Tol Bitung arah Merak.
Sementara 16 pos pengamanan terpadu lainnya tersebar di beberapa wilayah perbatasan Jakarta. Diantarnya, sebanyak lima titik pos pengamanan terpadu di Tangerang Kota; yakni Lippo Karawaci, Batu Ceper, Ciledug, Kebon Nanas, dan Jatiuwung. Sebanyak dua titik pos pengamanan terpadu di Tangerang Selatan; yakni Jalan Raya Puspiptek dan Kecamatan Curug.
Kemudian, sebanyak dua titik pos pengamanan terpadu di Depok; yakni Jalan Raya Bogor-Cibinong dan Citayam.
Selanjutnya, sebanyak tiga pos pengamanan terpadu di Bekasi Kota; yakni Sumber Arta, Bantar Gebang dan Cakung. Serta empat pos pengamanan terpadu di Bekasi Kabupaten; yakni Cibarusah, Kedung Waringin, Bojong Mangu, dan Pebayuran.
AYO BACA : Dalam 9 Hari, Polda Metro Paksa 9.462 Kendaraan Putar Balik ke Jakarta

Share this article
"Itu berdasar giat operasi yang dilakukan di pos pengamanan terpadu yang didirikan di gerbang pintu Tol Bitung arah Merak dan Pintu Tol Cikarang Barat arah Jawa Barat, serta 16 pos pemantau terpadu lainnya yang tersebar di jalan arteri di wilayah Jadetabek," Sambodo kepada wartawan, Selasa (5/5/2020).