AYO BACA : Hal yang Terjadi Dalam Tubuh Jika Sembuh dari CoronaAYO BACA : Mendadak Transjakarta Umumkan Operasional Sampai Pukul 22.00 WIB, Netizen Marah-marah
JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Ririn Ekawati dinyatakan negatif narkoba pasce menjalani assessment narkotika seminggu lalu. Kapolres Jakarta Barat, Audie S Latuheru, mengatakan Ririn Ekawati dinyatakan negatif menggunakan narkotika maupun psikotropika
Atas hasil tersebut, ia akhirnya bisa bernapas lega. Meski begitu, kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi perempuan 37 tahun tersebut.
Ririn Ekawati pun meminta maaf kepada semua pihak yang telah dirugikan, atas kabar pemberitaan narkoba dirinya. Terutama untuk keluarga besar.
"Ini pelajaran banget buat saya sebagai public figure. Saya benar-benar harus lebih hati-hati, melihat siapa orang-orang terdekat saya," kata Ririn Ekawati, ditemui di Polres Jakarta Barat, Senin (16/3/2020).
"Dan di sini saya juga mau minta maaf kepada keluarga besar saya, atas pemberitaan yang terakhir ini menyangkut keluarga besar saya, kepada ibu dan anak-anak saya, saya mohon maaf," sambung Ririn Ekawati.
Setelah kejadian ini, Ririn Ekawati pun mengaku akan lebih pilih-pilih dalam berteman. Bintang film Di Balik 98 ini pun tak mau tersandung untuk keduanya kalinya.
"Jadi pesannya adalah, saya berada di tempat yang salah pada kejadian. Di tempat waktu yang salah dan bersama orang yang salah. Satu pesan saya buat semuanya, say no to drugs, terima kasih," ucap janda Ferry Wijaya ini.
Ririn Ekawati diamankan polisi pada 7 Maret 2020 di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan. Dalam penangkapan itu, polisi menemukan barang bukti pil happy five. Ririn dipulangkan polisi karena tes urine dinyatakan negatif.
AYO BACA : Dewa 19 Tunda Konser 20 Tahun Bintang Lima di Banjarmasin, Balikpapan dan Makassar
Share this article
Ririn Ekawati dinyatakan negatif narkoba pasce menjalani assessment narkotika seminggu lalu. Kapolres Jakarta Barat, Audie S Latuheru, mengatakan Ririn Ekawati dinyatakan negatif menggunakan narkotika maupun psikotropika Atas hasil tersebut, ia akhirnya bisa bernapas lega. Meski begitu, kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi perempuan 37 tahun tersebut.