JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Pusat akan menambah sejumlah taman kota di wilayahnya tahun ini.
Taman baru itu terdiri dari Taman Link In, Taman Harapan Mulia, dan Taman Kartini.
“Ketiga taman itu akan dibangun bersamaan tahun ini. Februari ini masuk tahap lelang,” ungkap Kepala Suku Dinas (Kasudin) Pertamanan dan Hutan Kota Jakpus, Mila Ananda, usai Rapat Pimpinan, di Ruang Pola Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Selasa (28/1/2020).
Ia pastikan, pembangunan baru dilakukan setelah lelang selesai. Mila juga menerangkan bahwa pihaknya telah membuat desain untuk ketiga taman itu. Desain dari masing-masing taman disesuaikan dengan kondisi lahan yang tersedia.
Misalnya, Taman Link-In yang berada di kawasan Kecamatan Cempaka Putih akan mengakomodir kebutuhan komunitas seperti komunitas skateboard, BMX, dan mural.
“Kami akan buat arena permainannya dan disiapkan tembok yang dapat digunakan untuk mural,” katanya.
Selain itu, akan dibangun kolam dan tiang yang akan bersinar di malam hari. Kemudian dibuat area duduk dan interaksi masyarakat yang berbentuk bunga cempaka sebagai identitas wilayah.
“Kami juga akan tambah pohon buah buni, untuk mendatangkan unggas di area itu. Agar area interaksi warga semakin nyaman dengan hinggapnya burung-burung,” jelasnya
Sementara untuk Taman Harapan Mulia, konsepnya lebih menyesuaikan dengan warga usia remaja dan dewasa. Akan dibangun jogging track, fitness outdoor, dan area duduk untuk berinteraksi di taman itu.
“Untuk jalur hijau (taman) Kartini, kita harapkan kalinya bersih dan kita tata jalur pedestriannya dengan area hijau dilengkapi shelter yang dapat digunakan untuk beristirahat. Pepohonan juga akan disesuaikan dengan yang ada,” ungkapnya.
Ia berharap hasil akhir pembuatan taman benar-benar sesuai dengan desain yang dibuat. Pembangunan ketiga taman itu ditargetkan rampung 2-3 bulan setelah pembangunan berjalan.

Share this article
Akan dibangun kolam dan tiang yang akan bersinar di malam hari. Kemudian dibuat area duduk dan interaksi masyarakat yang berbentuk bunga cempaka sebagai identitas wilayah.