JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Perayaan Imlek 2571 di DKI Jakarta dipastikan meriah. Apalagi, Pemprov DKI berkolaborasi dengan komunitas warga keturunan Tionghoa dalam menggelar aneka perayaan di sejumlah wilayah.
Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual (Dikmental) DKI Jakarta, Hendra Hidayat, mengatakan, Pemprov DKI Jakarta bersama pengurus perkumpulan warga keturunan Tionghoa dan organisasi keagamaan menyepakati sejumlah kegiatan dalam merayakan Imlek.
"Tujuannya membawa semarak perayaan ke ruang publik untuk mewujudkan kesetaraan, kesamaan dan persaudaraan," ujar Hendra, Senin (20/1/2020).
Kolaborasi dan partisipasi Pemprov DKI dalam menyemarakkan perayaan Imlek sudah dimulai sejak 15 Januari lalu dan akan berlangsung hingga 8 Februari mendatang. Dari 15 Januari sampai 5 Februari, ada kegiatan bertema Chinese Food yang diadakan di Thamrin 10.
Kemudian pentas seni budaya barongsai, tanjidor, Gambang Kromong dan Wayang Potehi yang digelar sepanjang 23-26 Januari di sejumlah lokasi seperti Thamrin 10, Taman Dukuh Atas, depan hotel Grand Hyatt, dan kegiatan HBKB di Sudirman-Thamrin.
Selanjutnya, tepat 8 Februari, akan digelar perayaan Cap Go Meh di tiga lokasi yakni Petak IX, Kampung Duri dan Jatinegara.
"Koloborasi dan partisipasi yang diberikan Pemprov DKI Jakarta diantaranya menghias ornamen bernuansa Imlek di empat stasiun MRT dan Transjakarta yakni Lebak Bulus, Blok M, Dukuh Atas dan Bundaran HI," terangnya.
Selama masa perayaan Imlek, kawasan wisata kuliner Thamrin 10 juga akan dihiasi lampion-lampion yang merupakan hasil karya para pelajar di Ibu Kota.

Share this article
Kolaborasi dan partisipasi Pemprov DKI dalam menyemarakkan perayaan Imlek sudah dimulai sejak 15 Januari lalu dan akan berlangsung hingga 8 Februari.