JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Iwan Kurniawan membeberkan peran oknum anggota Satpol PP DKI Jakarta dalam pembobolan ATM Bank DKI.
Tersangka berinisial I awalnya meminta empat rekannya untuk membuat buku tabungan Bank DKI.
''Dia memberi upah sebesar Rp 5 juta pada ke empatnya sebagai imbalan telah membuat rekening tabungan,'' kata Iwan kepada wartawan, Rabu (27/11/2019).
Dia menjelaskan, tujuan I meminta rekan-rekannya membuat tabungan demi membobol kembali memakai rekening dengan nama pemilik yang berbeda.
Sebab, berkaca dari pertama kali mengambil sejumlah uang di ATM Bank DKI, saldo milik I hanya terpotong Rp 4.000.
''Jadi salah satu tersangka ada yang mencoba membuat ATM dengan menggunakan buku tabungan dari rekan-rekannya. kemudian ATM-nya dikuasai untuk mengambil uang,'' beber Iwan.

Share this article
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Iwan Kurniawan membeberkan peran oknum anggota Satpol PP DKI Jakarta dalam pembobolan ATM Bank DKI.