JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan pelebaran trotoar merupakan solusi dalam mengatasi kemacetan.
Kendati kebijakan itu menuai kritikan karena mengurangi lebar badan jalan.
''Nanti lihat saja kalau sudah jadi. Yang penting konsistensi lajur karena salah satu sebab mengapa terjadi kemacetan adalah lajurnya tidak konsisten,'' jelasnya di Balai Kota, Kamis (24/10/2019).
Menurut Gubernur Anies, jalanan di ibu kota dari dua lajur berubah menjadi tiga. Kemudian berubah lagi menjadi dua lajur.
''Ini akhirnya justru menyebabkan kemacetan. Sekarang sedang dibuatkan konsisten, itu yang sedang dilakukan,'' katanya.
AYO BACA : Pelebaran Trotoar dan Galian Kabel Bikin Jalan Satrio Tambah Macet
Gubernur Anies mengatakan, tidak semua pelebaran trotoar memakan lajur jalan karena tiap-tiap wilayah dilakukan tindakan berbeda saat pelebaran jalan.
''Semua yang bicara mengenai trotoar, mengenai jalan harus spesifik di mana, waktunya kapan. Karena kami kebijakannya kan tidak sama semua,'' bebernya.
Proyek pelebaran trotoar Jakarta yang sebagian besar mengurangi lebar jalan raya dikritik DPRD DKI. Pelebaran trotoar mengakibatkan berkurangnya lebar jalan sehingga dianggap menimbulkan kemacetan yang tak terhindarkan.
''Kemarin terlalu banyak orang telepon saya, kok pembangunan trotoar makan jalan. Akhirnya juga pemilik mobil telepon ramai tidak bayar pajak karena mereka harapkan dengan bayar pajak itu jalan jangan macet,'' jelas anggota Badan Anggaran DPRD DKI Pandapotan Sinaga di Gedung DPRD DKI, Rabu (23/10/2019).
Menurut Pandapotan, seharusnya pelebaran trotoar tidak sampai mengurangi lebar jalan. Namun dilakukan dengan membebaskan lahan.
''Sementara di sini, jalan dibangun trotoar, saya tidak mengerti bagaimana untuk yang trotoar tapi makan jalan. Kami berpikir bahwa kalaupun tambah trotoar harapan kita bebaskan lahan di pinggiran sehingga tidak berpengaruh pada pengguna jalan,'' ujarnya.

Share this article
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan pelebaran trotoar merupakan solusi dalam mengatasi kemacetan.