JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Rekayasa lalu lintas kembali diberlakukan di seputar Istana Presiden, Jakarta Pusat, hari ini (Kamis, 17/10/2019).
Kasubdit Bin Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP M Nasir menjelaskan, rekayaasa dilakukan dengan menutup arus lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Barat dari arah selatan dan utara . Arus diarahkan menuju Jalan Budi Kemuliaan atau Jalan Medan Merdeka Selatan.
Selanjutnya akses Jalan Majapahit ditutup dan arus diarahkan ke Jalan Hayam Wuruk.
Pengguna kendaraan dari Jalan Veteran dapat melewati Jalan Suryopranoto. Masyarakat dapat melanjutkan perjalanan melewati Jalan Ir Haji Juanda.
Selain itu akses Jalan Medan Merdeka Utara turut ditutup sehingga dialihkan ke Jalan Perwira.
Akses Jalan Veteran 1, Veteran 2 dan Veteran 3 juga ditutup. Pengguna jalan dapat melalui Jalan Veteran menuju Jalan Suryopranoto, Jalan Hayam Wuruk dan Jalan Ir Haji Juanda.
AYO BACA : Ratusan Polisi Antihura-hara Berjaga di Patung Kuda
Sama seperti penutupan jalan di area MPR/DPR RI, polisi menggunakan water barrier dan kawat berduri dalam penutupan jalan ini.
Penutupan jalan di kawasan Istana Presiden mulai berlangsung sejak pukul 11.00 WIB.
Selain penutupan jalan, polisi juga menurunkan 195 personel lalu lintas untuk pengamanan aksi ini.
Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) mengumumkan akan melakukan aksi menuju Istana Presiden menuntut Presiden Joko Widodo untuk mengeluarkan Perppu terkait UU KPK yang disahkan pada September lalu.
Mereka dijadwalkan memulai aksi pada pukul 13.00 WIB dengan titik kumpul Patung Kuda Arjuna Wiwaha.
Massa yang hadir dalam aksi ini berasal dari seluruh mahasiswa yang tergabung dalam aliansi BEM SI se-Jabodetabek dan Banten.

Share this article
Rekayaasa dilakukan dengan menutup arus lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Barat dari arah selatan dan utara . Arus diarahkan menuju Jalan Budi Kemuliaan atau Jalan Medan Merdeka Selatan. Selanjutnya akses Jalan Majapahit ditutup dan arus diarahkan ke Jalan Hayam Wuruk.