AYOJAKARTA.COM - Sebanyak 13 personel siap memberikan layanan darurat kepada penyintas korban kebakaran RW 04 Kebon Kosong, Kemayoran, Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Pusat membuka Posko Kesehatan.
Ketua PMI Jakarta Pusat, Asep Djuanda mengatakan, pihaknya langsung menerjunkan tim medis yang didukung dua ambulans untuk penanganan kesehatan setelah peristiwa kebakaran, Senin (1/6) malam.
Penyintas kebakaran yang ditangani mengeluhkan pusing, ISPA dan luka-luka.
"Sebagian besar penyintas kebakaran yang ditangani mengeluhkan pusing, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), luka-luka dan sebagainya," paparnya.

Selain tim medis, lanjut Asep, pihaknya juga mendirikan tenda pengungsian serta mendistribusikan ratusan paket alat kebersihan diri bagi penyintas kebakaran
"Sebanyak 200 paket perlengkapan mandi lengkap, mulai dari sabun, odol, sikat gigi, sampo, hingga handuk,"jelasnya.
Menurut Asep, pelayanan tangkap darurat ini akan berlangsung selama tiga hari ke depan dan dapat diperpanjang melihat situasi di lokasi kebakaran.
"Kami melihat situasi jika memang masih dibutuhkan diperpanjang, jadi enam hari," ungkapnya.
Sebagai informasi, kebakaran hebat terjadi di perumahan padat penduduk di Jalan Kemayoran Gempol, kebon Kosong, Kemayoran, yang baru bisa dipadamkan petugas damkar setalah 7 jalm lamanya.
Kejadian kebaran ini diketahui terjadi pada malam hari, sekitar pukul 21.10 WIB, Senin, 1 Juni 2026.

Kebakaran terjadi di RT 02 RW 04 belakan Pasar Jiung, diduga akibat korsleting listrik.
Sebanyak 250 rumah dilaporkan hangus terbakar dan 330 KK terdampak.
Akibat kejadian ini 3 orang alami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit.***
Share this article
Sebanyak 13 personel siap memberikan layanan darurat kepada penyintas korban kebakaran RW 04 Kebon Kosong, Kemayoran, Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Pusat membuka Posko Kesehatan.