JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Selatan dalam situasi Siaga 1 menghadapi cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi selama sisa musim hujan ke depan.
"BMKG memprakirakan akan ada curah hujan tinggi di Januari ini, jadi PMI siaga satu," kata Humas PMI Jakarta Selatan, Dedet Mulyadi, dikutip dari Republik.co.id, Sabtu (11/1/2020).
PMI Jaksel menyiagakan personel penyelamatan (rescue), peralatan keselamatan dan tim pendukung lainnya seperti tim evakuasi, ambulans dan dapur umum.
PMI Jaksel sendiri memiliki 3 unit ambulans, terdiri atas 2 ambulans gawat darurat dan 1 ambulans jenazah.
Mereka juga memiliki peralatan penyelamatan, seperti perahu karet sebanyak 2 unit yang sering diterjunkan ke lokasi banjir atau untuk mencari korban yang hanyut di sungai.
"Saat hari pertama banjir 1 Januari, dua perahu karet PMI sudah digunakan untuk evakuasi warga di Kelurahan Pejaten Timur, Kelurahan Bangka, Rawajati, Pasar Minggu, Bukit Durit, dan Pondok Labu," terang Dedet.

Share this article
PMI Jaksel sendiri memiliki 3 unit ambulans, terdiri atas 2 ambulans gawat darurat dan 1 ambulans jenazah.