KARET SETIABUDI, AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengaku telah melakukan sejumlah langkah mengantisipasi banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan antisipasi banjir tersebut dilakukan dengan memperkuat koordinasi dengan seluruh wali kota.
"Jadi, wali kota memimpin inspeksi di semua kawasan untuk memastikan bahwa semua saluran air di kawasan mereka bebas dari sampah," ungkap Anies Baswedan, usai groundbreaking IPAL MBBR di Krukut, Karet, Jakarta Selatan, Minggu (8/12/2019).
Selain itu, menurut Anies pihaknya sedang menunggu tuntasnya dua bendungan yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Bogor, yakni di Ciawi dan Sukamahi.
"Kita berharap nanti bendungan di Bogor bisa segera tuntas karena volume air yang datang ke Jakarta dari kawasan dataran tinggi itu cukup banyak," ujarnya.
Dua bendungan tersebut akan membantu Jakarta mengantisipasi bencana banjir, dengan mengurangi intensitas air yang mengalir dari 13 sungai ke Jakarta.
"Jadi kita berharap bendungan selesai, sehingga volume air yang ke Jakarta bisa turun sampai 30 persen," tandasnya.
.jpg)
Share this article
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengaku telah melakukan sejumlah langkah mengantisipasi banjir yang kerap terjadi saat musim hujan. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan antisipasi banjir tersebut dilakukan dengan memperkuat koordinasi dengan seluruh wali kota. "Jadi, wali kota memimpin inspeksi di semua kawasan untuk memastikan bahwa semua saluran air di kawasan mereka bebas dari sampah," ungkap Anies Baswedan, usai groundbreaking IPAL MBBR di Krukut, Karet, Jakarta Selatan, Minggu (8/12/2019).