JAGAKARSA, AYOJAKARTA.COM -- Sebanyak 40 sumur resapan dibangun di kantor pemerintahan dan rumah ibadah di Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Pembangunan sumur oleh Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (Satpel SDA) Kecamatan Jagakarsa itu telah dimulai sejak April hingga 12 November 2019 lalu.
Kepala Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (Kasatpel SDA) Kecamatan Jagakarsa, Erna mengatakan sumur resapan ini berfungsi untuk mencegah timbulnya genangan saat musim hujan serta sebagai persediaan air saat musim kemarau.
AYO BACA : Pembuatan Sumur Resapan di Jakbar Terkendala Permukaan Tanah
Menurut Erna, pihaknya rutin melakukan sosialisasi ke warga maupun instansi lintas sektoral tentang pentingnya membuat sumur resapan.
"Kalau rumah warga tidak punya lahan yang cukup untuk sumur resapan, bisa dibuat lubang biopori," ujarnya, Kamis (21/11/2019).
Dijelaskan Erna, dalam proses pembuatan sumur resapan tersebut, tahap yang dilakukan setelah penggalian lubang adalah pemasangan gorong-gorong sebanyak dua unit dan ditutup dengan lempengan beton yang telah dilubangi.
"Sumur-sumur resapan dibangun berbentuk lingkaran dengan diameter rata-rata 1,3 meter dan kedalaman dua meter," pungkasnya.
AYO BACA : Jaksel Kebut Pembuatan 174 Sumur Resapan

Share this article
Sebanyak 40 sumur resapan dibangun di kantor pemerintahan dan rumah ibadah di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pembangunan sumur oleh Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (Satpel SDA) Kecamatan Jagakarsa itu telah dimulai sejak April hingga 12 November 2019 lalu.